
Sidoarjo-SUARAKAWAN.COM: Dengan semangat baru, Muskab Perbakin ke-3 Kabupaten Sidoarjo memilih Agung Silo Widodo Basuki, SH., MH., sebagai ketua baru dengan masa bhakti 2026-2030. Pemilihan Ketua Pengkab (Pengurus Kabupaten) Perbakin Sidoarjo ini dilakukan secara aklamasi, yang digelar di Jalakafe Kavling DPR Pagerwojo, Sidoarjo, Sabtu (24/1/2026).
Muskab Perbakin ini dihadiri oleh puluhan atlet menembak asal Sidoarjo beserta pelatih. Tampak pula delapan pemilik club serta para pengurus dan Sekretaris Pengprov Perbakin Jatim, R. Gunawan.
Dalam keterangannya, Agung mengatakan, bahwa ia terpilih sebagai Ketua Pengkab Perbakin Sidoarjo dimaknai dengan mengemban tugas dan tanggung jawab yang cukup besar. Namun, ia berjanji akan membawa Perbakin Sidoarjo untuk tumbuh lebih solid dan lebih berprestasi di tingkat nasional.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Muskab atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Perbakin Kabupaten Sidoarjo periode 2026-2030. Amanah ini saya maknai sebagai tanggung jawab besar untuk membawa organisasi ini tumbuh lebih solid dan lebih berprestasi,” ujar Agung, yang berprofesi sebagai Advokat ini.
Menurutnya, Perbakin bukan sekadar organisasi olahraga. Tetapi wadah pembinaan karakter, disiplin, sportivitas dan tanggung jawab. Untuk itu, ia meminta pada seluruh pengurus, atlet, pelatih maupun pemilik club untuk bersinergi memajukan Perbakin secara professional, yang berorientasi pada prestasi.
“Kita perlu memastikan bahwa organisasi ini berjalan dengan arah yang jelas, program yang terukur, serta sinergi yang kuat antara pengurus, atlet, pelatih dan klub-klub anggota,” tegas Agung.
Semangat membangun Perbakin Sidoarjo itu, dikatakan Agung, sesuai visinya, yakni mewujudkan Perbakin Kabupaten Sidoarjo sebagai organisasi olahraga menembak yang solid, profesional dan berprestasi serta menjadi kebanggaan daerah. “Visi ini tidak akan tercapai hanya dengan pidato. Visi ini harus diterjemahkan menjadi kerja nyata,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga memaparkan lima misi membangun Perbakin Sidoarjo, sebagai berikut:
1. Membangun tata kelola organisasi yang kuat dan tertib, dengan pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta kerja organisasi yang berkesinambungan. Pengurus harus bekerja, bukan sekadar tercantum dalam struktur. Program harus berjalan, bukan hanya tertulis di atas kertas.
2. Mengoptimalkan pembinaan atlet secara berjenjang, melalui penjaringan bibit atlet potensial, peningkatan kualitas latihan dan keikutsertaan dalam kejuaraan secara terencana. Harus berani bermimpi besar, tetapi juga disiplin menyiapkan fondasinya dengan latihan yang terprogram, kompetisi yang berkelanjutan dan evaluasi yang berkesinambungan.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik atlet, pelatih, wasit, maupun pengurus, agar memiliki kompetensi dan profesionalisme yang sejalan dengan tuntutan olahraga prestasi. Prestasi atlet lahir dari pembinaan yang benar, dan pembinaan yang benar lahir dari sumber daya manusia yang kompeten.
4. Menumbuhkan budaya disiplin, sportivitas, dan keselamatan, sebagai karakter utama dalam setiap kegiatan olahraga menembak. Olahraga menembak bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tanggung jawab dan kehormatan organisasi.
5. Memperkuat sinergi dengan Pengprov Perbakin Jatim dan PB Perbakin, serta menjalin komunikasi yang konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kemajuan organisasi.
Agung menyatakan, bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Namun, melalui kerjasama yang konsisten dan berkesinambungan. Karena ia yakin, dengan kebersamaan, loyalitas, dan semangat yang terus hidup maka dipastikan Perbakin Kabupaten Sidoarjo mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi.
“Saya yakin, Sidoarjo memiliki potensi atlet yang besar. Yang kita butuhkan adalah keseriusan, kebersamaan dan keberanian untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak ada ketua yang hebat tanpa pengurus yang solid. Tidak ada prestasi tanpa kerja keras. Dan, tidak ada kemajuan tanpa disiplin,” tambahnya.
Ia juga berharap, Muskab Perbakin Sidoarjo dijadikan titik awal memperkuat organisasi dan mencetak atlet yang berprestasi. “Dan mari kita jadikan Muskab ini sebagai titik awal untuk melangkah lebih maju, memperkuat organisasi, dan mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo melalui olahraga menembak. Hari ini bukan akhir, tetapi awal perjuangan. Untuk bekerja lebih keras, lebih tertib dan lebih berani menargetkan prestasi. Dengan kebersamaan dan komitmen, Perbakin Sidoarjo tidak hanya ikut serta, tetapi juga berbicara dan diperhitungkan keberadaannya,” pungkas pemilik Delta Agung Shooting Club ini menjelaskan. (Dwi)


