SuaraKawan.com
Opini - Politik

Sungkem bukan Kultus Individu

Sungkeman

Sungkem adalah salah sebuah kata dari bahasa Jawa yang memiliki nilai lebih bagi masyarakat Jawa. Dari kata dasar sungkem yang memiliki arti bersujud untuk menyatakan bakti yang begitu mendalam.

sungkem

: kn. 1 sujud, tumungkul konjêm ing lêmah; 2 bêkti bangêt; di-□-i: 1 diraup sikile pratandha urmat bangêt;

2 digêgêgi, diantêpi; di-□-ake: didhungklukake.

 

Dan tradisi inilah yang biasa kami lakukan acapkali Lebaran di keluarga kami. Dalam moment ini seolah semua larut, luruh ke dalam sikap yang dapat dijelaskan bahwa kami merasa begitu bersalah, begitu berdosa hingga tetesan air mata begitu mudah mengalir dari kedua pelupuk mata kami.

 

Hati kami terasa begitu damai,tenang ,lega , terasa begitu bahagia dan begitu ringan,seolah semua beban,semua ganjalan terurai di moment ini.

Inilah budaya Jawa yang sangat luhur,dan saya yakin hal seperti ini hanya terjadi di Indonesia.

Semoga tetap terjaga dengan baik tradisi ini, sehingga nilai-nilai yang tertanam dalam ritual ini terus menjadi tradisi yang mulia di negeri ini.

 

Aamiin.. (Darmadi)

Tambahan :

sungkem/sung·kem/ v sujud (tanda bakti dan hormat); (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Related posts

Fokuskan Kampus pada Tujuan Ini!

Redaksi Surabaya

CIA Selalu Memanfaatkan Islam Radikal

Redaksi Surabaya

Berdaulat dari Pengusaha Rente

Redaksi Surabaya