SuaraKawan.com
Sastra Kawan

Memapah Sepi

MEMAPAH SEPI

Biar seperti ini jangan coba usik sepiku. Ia sedang tirakat menahan gelombang pasang. Suatu saat nanti semua akan kembali surut, hingga sisa-sisa getir jadi bingkai usang.

Tidak juga harus dibuang, agar langkah ke depan lebih mawas diri. Bukan pula jadi sesaji atas luka abadi dalam fana duniawi.

Mari kita saling memapah sepi dengan zikir tiada henti, biarlah perputaran waktu pertemukan keyakinan hati. Bersatu jiwa tanpa raga ataupun bersama pikiran lengkapi perjumpaan?. Entah, karena hanya kuasaNya tak akan terbantah.

 

Tangerang, 14 Agustus 2022

#sunyisepidalamhening
#diamkusepi
#perjalanansenja

Yuni Tri Wahyu

Related posts

Tentang Kita dan Hujan

Redaksi Surabaya

Airmata Dalam Persembunyian

Redaksi Surabaya

Puisi : Pelangi

Redaksi Surabaya