SuaraKawan.com

Kategori : Carangan ADBM

Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 6

Redaksi Surabaya
Lelaki itu bergeser tempat lalu memilih tempat duduk di depan Sukra. Mereka berada di meja yang sama. Untuk beberapa lama, lelaki itu hanya memandang wajah...
Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 5

Redaksi Surabaya
Sejenak ia memandang keadaan sekelilingnya. Sukra kemudian melangkahkan kaki menuju bagian belakang rumah Ki Gandung Jati. Ia ingin mengetahui suasana di belakang rumah pemimpin pedukuhan...
Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 4

Redaksi Surabaya
Sejauh pengamatan yang dilakukannya, Sukra benar-benar mendapati bahwa Randulanang tidak berada di bawah tekanan atau bahaya. Semua kegiatan berada dalam keadaan wajar. Kecurigaan Sukra pun...
Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 3

Redaksi Surabaya
Kiai Bagaswara menjawab dengan gelengan kepala. Sukra mengusap wajah berkali-kali sepertinya sesuatu tengah mengganjal dalam hatinya tetapi ia tidak menampakkan itu di depan Kiai Bagaswara....
Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 2

Ki Banjar Asman
“Hey, siapakah namamu?” bertanya Simbara dengan langkah kecil mengejar rombongan Gendhis. “Bukankah seharusnya engkau pun mengenalkan diri? Sepatutnya kita saling mengenal.” “Mengapa? Apakah ada keharusan...
Bab 5 Merebut Mataram

Merebut Mataram 1

Ki Banjar Asman
“Di mana aku singgah pada sisa malam ini?” tanya Sukra dalam hati. Sukra memandang sekeliling lingkungannya yang belum pernah dilihatnya. Kehidupan berlangsung  seolah tidak ada...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 88 – Randulanang

Ki Banjar Asman
“Akan terjadi benturan yang sangat keras, sangat keras bila Setan Kober benar-benar berada di tangan Ki Juru. Walau demikian, saya meragukan itu. Saya tidak berpikir...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 87 – Randulanang

Ki Banjar Asman
“Simbara,” gumam Raden Atmandaru. “Buat apa ia harus bersama kita? Bukankah ia akan membalaskan dendam untuk kematian ayahnya?” “Kematian Ki Gandung Jati bukan berawal dari...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 86 – Randulanang

Ki Banjar Asman
Swandaru memandang wajah Raden Atmandaru dengan bibir mengatup rapat. Meski tatap matanya bersorot tajam tetapi tidak sesuatu pun yang dapat ia perbuat. Pengalih semangat yang...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 85 – Randulanang

Ki Banjar Asman
“Kembalilah, Raden, Saya minta Anda untuk kembali!” seru Ki Tunggul Pitu dengan suara lirih. Ia dapat melihat perubahan dengan membaca air muka Panembahan Tanpa Bayangan...