Polres Trenggalek – Kepolisian Resort Trenggalek menggelar launching Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Peresmian program yang merupakan implementasi dari Polisi Peduli pendidikan ini ditandai dengan penyematan ban lengan kepada perwakilan personel Polres Trenggalek.
Dalam acara yang dikemas dalam bentuk apel dan mengambil tempat di SMP Negeri 3 Trenggalek tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. dan diikuti oleh segenap Pejabat utama, Bhabinkamtibmas, perwakilan guru dan pelajar SMA dan SMP se Kabupaten Trenggalek. Senin, (2/11).
AKBP Rizky menuturkan, sekolah sejatinya merupakan rumah kedua bagi anak-anak. Tempat karakter dibentuk, ilmu pengetahuan ditanamkan, serta masa depan bangsa disiapkan. Namun demikian, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Berbagai ancaman seperti perundungan (bullying), judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja masih menjadi persoalan yang harus diwaspadai bersama.
“Oleh karena itu, Polda Jawa Timur menginisiasi pembentukan Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.” Ungkapnya.
Program ini bukan semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, melainkan mengedepankan upaya pencegahan, pembinaan, dan edukasi secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap bisa menyatukan komitmen dan langkah untuk mewujudkan sekolah yang aman sekaligus membentuk generasi pelajar yang tertib, disiplin, berkarakter, serta terlindungi dari berbagai bentuk ancaman.
“Keberhasilan Satgas ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak.” Imbuhnya.
Kepada para polisi pendamping kelas dan polisi pengawas sekolah, pihaknya menekankan agar senantiasa menjadi teladan sekaligus sahabat bagi para siswa. Membangun komunikasi yang baik, dekati mereka dengan pendekatan humanis, dengarkan setiap permasalahan yang dihadapi, serta lakukan deteksi dan pencegahan sedini mungkin terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Sementara kepada para Kepala Sekolah dan Guru Bimbingan Konseling (BK), pihaknya meminta agar terus memperkuat pengawasan, pembinaan, dan pendampingan terhadap para siswa.
Sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan Polri sangat diperlukan agar setiap permasalahan yang muncul di kalangan pelajar dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara tepat, persuasif, dan edukatif.
Demikian pula kepada stakeholder terkait, pihaknya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasinya dan mengajak untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini guna memastikan hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
“Khusus kepada anak-anakku, para pengurus OSIS, kalian merupakan generasi penerus sekaligus agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekolah. Jadilah pelopor kedisiplinan, ketertiban, dan perilaku positif. Ajak serta rangkul teman-teman kalian untuk menjauhi tindakan negatif. Jangan takut untuk menyampaikan apabila mengetahui adanya perundungan, penyalahgunaan Narkoba, maupun perilaku menyimpang lainnya melalui saluran yang tepat.” Ucapnya.
Anak-anak merupakan investasi terbesar bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas. Menjaga dan melindungi mereka bukan hanya menjadi tugas Polri, bukan hanya tanggung jawab guru dan pihak sekolah, melainkan merupakan tanggung jawab kita bersama.
Melalui komitmen dan sinergi yang terbangun, pihaknya optimis Kabupaten Trenggalek, dapat menjadi wilayah yang semakin ramah anak, dengan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perilaku negatif.
“Selamat bertugas. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, dan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.” Pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto, S.STP., M.A.P., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung Trenggalek, Dian Pemilu Sari,SH., M.M., Kepala Dinas PPPA Trenggalek Drs Habib Solehudin, M.PSDM., Kepala Sekolah SMPN 3 Trenggalek Drs.Hari Subagyo. S.Pd., M.T., serta sejumlah perwakilan guru dan pelajar di Kabupaten Trenggalek.

