Pengajian Akbar Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Wonokasian, Penuh Hikmah dan Kebersamaan

oleh
oleh

 

SIDOARJOterkini – Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Desa Wonokasian, khususnya di Kedukuan Klitih, menggelar Pengajian Akbar yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin pada Sabtu malam 7 Desember 2024. Kegiatan yang penuh hikmah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta warga setempat yang antusias mengikuti acara tersebut.

Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu, Serka Purnomo, hadir sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung kegiatan keagamaan di wilayah binaannya. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Wonokasian, Kapolsek Wonoayu, Sekcam Wonoayu, Bhabinkamtibmas, Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin, serta perangkat Desa Wonokasian.

Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin yang mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sambutan ini kemudian dilanjutkan oleh Kepala Desa Wonokasian, yang menyampaikan apresiasinya atas kebersamaan warga dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.

“Acara ini tidak hanya sebagai wadah untuk meningkatkan keimanan, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. Kami sangat menghargai kebersamaan ini,” kata Kepala Desa Wonokasian dalam sambutannya.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ning Umi Laila, penceramah kondang asal Surabaya. Dalam tausiyahnya, Ning Umi Laila mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah SAW adalah sosok yang penuh dengan kasih sayang dan kesabaran. Mari kita jadikan akhlaknya sebagai pedoman dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Acara semakin syahdu ketika doa bersama dipanjatkan sebagai penutup. Seluruh jamaah memanjatkan doa untuk keselamatan umat, kedamaian bangsa, serta kesejahteraan masyarakat Desa Wonokasian.

Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Serka Purnomo,menyampaikan bahwa kehadirannya dalam acara ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebangsaan,” ujarnya.(cles)

Sumber : Sidoarjo Terkini (Jejaring JatimTerkini.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.