Mas Yon: Halal Bihalal IKADIN Surabaya untuk Menjaga Soliditas dan Menguatkan Integritas Advokat

oleh
oleh
Mas Yon bersama Ketua DPC IKADIN Surabaya, Hariyanto SH., MH. Foto: Dok/Ist

Surabaya-SUARAKAWAN.COM: Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, halal bihalal DPC IKADIN Surabaya, diharapkan mampu menjaga soliditas antar anggota dan menguatkan integritas di tengah dinamika hukum di era digitalisasi.

Pernyataan itu dikatakan Hariyono SH., MH., yang akrab di panggil Mas Yon, pada awak media, di Hotel Bumi Surabaya, Senin (13/4/2026) malam. “Saya berharap, halal bihalal ini bukan hanya sekedar tradisi seremonial setelah Idul Fitri. Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, memperbaiki hubungan, menumbuhkan kembali kebersamaan, serta membangun sinergi dan komunikasi yang efektif sesama anggota,” tuturnya.

Advokat senior yang tercatat sebagai anggota IKADIN Surabaya sejak 1992 ini menilai, bahwa halal bihalal juga menjadi ruang refleksi serta evaluasi, baik secara pribadi maupun kelembagaan, untuk memperkuat komitmen terhadap kode etik, dan meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. “Sehingga IKADIN Surabaya ke depan akan semakin solid, profesional dan berintegritas,” ujarnya.

Mas Yon memaparkan, bahwa IKADIN merupakan organisasi yang menjadi motor berdirinya Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pada 21 Desember 2004. Sehingga, IKADIN diharapkan tetap berperan aktif dalam meningkatkan kualitas Advokat. Tidak hanya melalui pendidikan berkelanjutan, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan maupun forum diskusi yang adaptif terhadap perkembangan hukum dan dinamika masyarakat. “Karena Advokat dituntut untuk tidak hanya memahami hukum secara normatif, namun juga responsif terhadap isu-isu kontemporer.

“Saya juga berharap IKADIN mampu memperkuat soliditas internal dan sinergi dengan organisasi lainnya. Demi terwujudnya kesatuan profesi Advokat yang kuat, yang tidak terfragmentasi. Juga, mendorong IKADIN untuk berperan aktif dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat, khususnya bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu. Dan, IKADIN pun pastinya akan semakin kuat secara moral, intelektual, dan berkontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia,” terangnya.

Ketika disinggung dukungan dari mayoritas Advokat, yang datang tidak hanya dari para Advokat senior, tetapi juga dari Young Lawyers Comitte (YLC) PERADI Surabaya dan Lawyer Kanada untuk maju sebagai Calon Ketua IKADIN Surabaya, Mas Yon menyampaikan banyak terimakasih atas kepercayaan yang diberikan padanya. Menurutnya, dukungan itu bukan hanya sekedar bentuk kepercayaan, melainkan amanah maupun tanggung jawab besar yang harus ia jalankan.

“Ini merupakan signyal positif bahwa terdapat semangat kebersamaan dan persatuan lintas generasi di tubuh organisasi. Dan perspektif baru dari Advokat muda merupakan kekuatan besar yang harus dijaga. Semoga dukungan yang diberikan sebagai modal bersama untuk membangun IKADIN Surabaya yang lebih kuat, profesional, dan beritegritas,” tambahnya.

Mas Yon pun kembali menekankan, bahwa ketika zaman semakin berkembang, maka bukan hanya teknologi yang mengalami kemajuan, tetapi hukum pun harus mampu adaptif terhadap perubahan. Yakni, dengan memahami isu-isu hukum kontemporer serta mempunyai sensitivitas sosial yang tinggi.

“Untuk itu, melalui wadah IKADIN Surabaya, kita semua harus mendorong transformasi ke arah yang lebih modern dan responsif. Sehinggga, kehadiran Advokat bukan hanya untuk kepentingan klien semata, namun sebagai bagian dari upaya menjaga keadilan dan kepastian hukum secara luas. Dan, apabila nantinya terdapat dinamika organisasi dalam proses pemilihan pemimpin, mari kita hadapi dengan kedewasaan, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi. Karena pada akhirnya tujuan kita sama, yaitu menjaga marwah profesi Advokat,” pungkasnya. (Dwi)

No More Posts Available.

No more pages to load.