SuaraKawan.com
Trenggalek

Longsor Akibat Hujan Deras, Jalur Kampak-Munjungan Tertutup Total

Polres Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek sejak kemarin sore mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah titik. Kepolisian dalam hal ini Polres Trenggalek telah mengerahkan sejumlah personel Satgas Bencana baik Polres maupun Polsek untuk membantu proses evakuasi maupun penanganan. Jumat, (4/11).

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., menuturkan, sejak semalam pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk siaga penuh mengungat hujan deras yang mengguyur wilayah Trenggalek.

“Iya betul. Sejak semalam perkembangan terus kita pantau termasuk pintu air dan peningkatan aliran sungai. Anggota kita siagakan agar bisa digerakkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.” Ujar AKBP Alith.

Dari data yang masuk, banjir dan tanah longsor sedikitnya terjadi tiga kecamatan yakni Munjungan, Watulimo dan Gandusari. Di kecamatan Munjungan, banjir bandang sempat menerjang desa Bangun  yang mengakibatkan 4 jembatan yang berada di dusun Lancur,  dusun Podang, dusun Dawuhan dan dusun Parang putus.

Banjir juga dilaporkan menggenangi pemukiman dan area persawahan warga di Desa Bendoroto dan desa Munjungan. Banjir juga menyebabkan 3 jembatan di Desa Tawing putus. Satu diantaranya bahkan masih dalam proses pembangunan. Sedangkan di Desa Besuki tanah longsor mengakibatkan jalur utama Kampak-Munjungan tertutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan.

“Anggota sudah kita kerahkan untuk membantu pembersihan material longsor bersama stakeholder terkait, bergotong royong bersama warga setempat.” Ujar AKBP Alith.

Demikian pula di Kecamatan Watulimo. Banjir menggenangi disejumlah titik diantaranya Desa Tasikmadu, Desa Prigi, Desa Karanggandu, Desa Margomulyo, Desa Sawahan dan Desa Watuagung. Sedangkan di Kecamatan Gandusari banjir dilaporkan menggenangi sebagain desa Karanganya dan Gandusari.

“Kondisi saat ini air sudah mulai surut dan anggota bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan sisa lumpur.” Imbuhnya.

Melihat kondisi ini, AKBP Alith kembali mengingatkan dan mengimbau masyarakat khususnya daerah yang memang rawan banjir ataupun tanah longsor agar lebih berhati-hati dan waspada mengingat saat ini masih masuk musim penghujan dengan tingkat intensitas sedang hingga tinggi.

Related posts

Sambangi Mapolsek Tugu dan Bendungan, Kapolres Trenggalek: Kunker Sekaligus Patroli Wilayah

Wong Nggalek

Anev Kamtibmas, Ini Penekanan dan Prioritas Kapolres Trenggalek

Wong Nggalek

Buntut Balap Liar, Polisi Amankan 30 Sepeda Motor dan Knalpot Brong

Wong Nggalek