Ketua DPD Golkar Ngawi: Polisi di Bawah Presiden, Lebih Mandiri dan Bebas intervensi

oleh

Ngawi – Dukungan publik terhadap kedudukan Polri di bawah langsung presiden semakin deras. Sejumlah tokoh memberikan pernyataan tegas atas bahwa posisi Polri saat ini sudah cukup ideal dan tak perlu lagi di utak-utik.

H. Imam Nasrulloh S.E., M.Si. yang juga menjabat sebagai Ketua DPR Partai Golkar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur turut memberikan komentar atas polemik yang terjadi di tengah masyarakat terkait dengan wacana Polri berada di bawah lembaga kementerian tertentu.

“Saya tegas mendukung sepenuhnya Kepolisian Republik Indonesia berada langsung di bawah Presiden.” Ujarnya.

Politikus muda Kabupaten Ngawi ini menuturkan, pihaknya meyakini bahwa dengan kedudukan Polri di bawah Presiden, Polri akan semakin mandiri, netral dan profesional. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang mampu di raih jajaran Polri.

“Kita bisa melihat peran Polri mulai dari penanganan Covid-19 bagaimana Polri bergerak mengatasi wabah, kemudian hari ini perannya yang turut menyokong swasembada pangan, menyukseskan MBG yang merupakan program dari Presiden RI.” Tambahnya.

Demikian pula pada aspek keamanan, Polri telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan pengungkapan kasus-kasus besar yang meresahkan masyarakat hingga pengerahan Bhabinkamtibmas yang secara nyata telah membawa banyak manfaat di lingkungan desa.

“Maka sudah sangat tepat jika Polri tetap berada di bawah kendali Presiden. Bukan saja ini merupakan amanat konstitusi tetapi juga bebas dari intervensi pihak luar.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.