HUT Ling Tien Kung Ke-20 Dihadiri Anggota dari Penjuru Nusantara

oleh
oleh
Melepas burung merpati, menandai peringatan HUT Ling Tien Kung Ke-20 yang berlangsung di Kota Batu

suarakawan.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ling Tien Kung yang ke-20 disambut gembira dan penuh antusias oleh anggotanya di seluruh Indonesia. Puncak acara perayaan tersebut dimeriahkan oleh kehadiran setidaknya 8.000 anggota Ling Tien Kung dari berbagai penjuru nusantara, yang digelar di Jatim Park 3, Batu, pada Minggu (26/10/2025).

Rangkaian perayaan HUT Ling Tien Kung secara keseluruhan berlangsung selama dua hari pada 25-26 Oktober 2025 di lokasi yang sama. Khusus pada hari Minggu, lautan manusia berpakaian putih-biru sudah mulai memadati area acara sejak pukul 05.00 WIB, dengan acara utama Latihan Bersama (Latber) dimulai sekitar pukul 06.00 WIB.

Lautan Putih Biru di Kota Batu

Kehadiran ribuan anggota ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kota Batu. Aditya Prasaja, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu yang mewakili Walikota Batu, dalam sambutannya mengucapkan selamat HUT ke-20 Ling Tien Kung.

“Ini sungguh luar biasa. Batu dibanjiri anggota Ling Tien Kung hari ini. Lautan Putih Biru mewarnai Kota Batu. Saya kagum dan bangga dengan acara ini. Mengapa? Karena pesertanya ribuan atau kata panitia acara ini dihadiri sekitar 8.000 anggota. Luar biasa,” ujar Aditya.

Dia juga menyoroti manfaat nyata Ling Tien Kung bagi masyarakat, khususnya di Batu. “Kalau tidak bermanfaat mana bisa anggotanya banyak,” katanya. Aditya menambahkan bahwa keberadaan Ling Tien Kung sangat membantu pemerintah, terutama dalam menekan pengeluaran anggaran untuk kesehatan, karena tidak sedikit masyarakat yang sembuh dari sakit setelah rutin berlatih.

“Saya berharap sinergi dan kerjasama antara Ling Tien Kung dengan pemerintah terus ditingkatkan. Pasalnya, Ling Tien Kung terbukti menyehatkan dan menyembuhkan berbagai penyakit,” harapnya.

 

Jaga Kemurnian Ajaran dan Sebarkan Ilmu Gratis

 

Sementara itu, Ketua MPET2 (organisasi yang menaungi Ling Tien Kung), Brigjen Pol (Pur) Drs. Edy Prawoto SH.,MHum, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk menjaga warisan yang telah diberikan oleh Guru Besar Ling Tien Kung, Lao Shi Awiek Widjaja.

“Kita sudah memasuki tahun ke-20 lahirnya Ling Tien Kung yang ditemukan oleh Guru Besar Kita, Lao Shi Awiek Widjaja. Mari kita jaga kemurnian ajaran Lao Shi dengan tidak menambah dan mengurangi gerakan Ling Tien Kung. Sebarkan ilmu Ling Tien Kung yang gratis ini, seperti yang diajarkan Lao Shi,” tegas Edy Prawoto.

Menurutnya, keberhasilan selama ini adalah berkat kerja keras dan gotong royong dari MPET2, Koordinator Otonom, hingga Sasana. Ia memaparkan data terkini, di mana telah berdiri setidaknya 1.500 sasana dan 39 koordinator, dengan jumlah anggota yang menyebar dari Banten sampai Papua mencapai sekitar 600 ribu hingga 700 ribu anggota.

“Ling Tien Kung bukan sekedar bergerak, tetapi dapat menghadirkan kesehatan dan kesembuhan manusia. Karena itu, mari kita jaga ilmu ini. Inilah warisan Lao Shi yang tak akan punah dari waktu ke waktu,” pungkasnya, sembari mengajak anggota untuk menatap masa depan tanpa meninggalkan akarnya.

 

Rekor Kehadiran di HUT Ke-20

 

Kebanggaan atas kehadiran masif ini juga disampaikan oleh Ketua Pembina MPET2, Shane Feldo Fuyi Widjaja. “Ini rekor selama kita memperingati HUT. Sekitar 8.000 anggota Ling Tien Kung dari berbagai penjuru Nusantara. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir untuk kita bersama-sama bertemu, bersilaturrahim hingga bergembira dalam suasana peringatan HUT Ling Tien Kung Ke-20,” kata Shane.

Ketua Panitia HUT Ling Tien Kung Ke-20, Ir. Agustiawan Dinata, dalam laporannya menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Pada awalnya kita hanya mematok peserta itu sekitar 4.000 anggota. Hanya saja, saat tiket terjual 4.000, permintaan dari daerah, terutama dari luar pulau tak dapat kami bendung. Kami bersyukur meski agak padat, tetapi semuanya berjalan lancar,” jelas Agus.

Acara puncak peringatan ini turut dihadiri oleh Wakil DPRD Kota Batu, Bapak Punjul Santoso, serta perwakilan dari Kormi Kota Batu dan Kota Malang. Selain Latber akbar, acara juga menyuguhkan demo kelas menengah, pentas kesenian daerah dari berbagai sasana dan koordinator otonom, serta pengundian doorprice dengan nilai puluhan juta rupiah dan hadiah utama emas murni. Acara meriah ini berlangsung sejak pagi hingga berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. (dul)

No More Posts Available.

No more pages to load.