Hama Tikus Hancurkan 3,5 Hektar Lahan Jagung di Balongbendo, Kerugian Capai Rp 30 Juta

oleh
oleh

 

SIDOARJOterkini – Serangan hama tikus kembali menghantui petani di Dusun Ciro Kulon, Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Lahan jagung seluas 3,5 hektar rusak parah akibat serangan tersebut, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

“Panen jagung kami seharusnya dua minggu lagi. Tapi dalam dua hari saja, tanaman sudah habis dimakan tikus, hanya bonggolnya yang tersisa,” kata Indra, salah satu petani, Kamis (19/12).

Indra menambahkan, serangan hama tikus biasanya terjadi pada malam hari. Menurutnya, lokasi tersebut memang sering menjadi target hama tikus, termasuk saat musim tanam padi sebelumnya.

Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistyono bersama Danramil Kapten Inf Hendro Sugiono langsung meninjau lokasi kejadian. Mereka memastikan adanya langkah konkret untuk membantu para petani dan mencegah serangan serupa di masa depan.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Balongbendo, Supiyani, menjelaskan bahwa serangan tikus disebabkan oleh keberadaan semak belukar di sekitar lahan. Ia merekomendasikan pembersihan area tersebut sebagai langkah awal pencegahan.

“Tikus biasanya tinggal di liang atau lubang di semak belukar sekitar sawah. Pembersihan area ini sangat penting agar tikus tidak bersarang di sana,” jelasnya.

Supiyani juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan penyuluhan kepada petani mengenai metode pencegahan hama, seperti pemasangan rumah burung hantu sebagai predator alami tikus.

Kapten Inf Hendro Sugiono menekankan pentingnya edukasi lebih lanjut kepada kelompok tani setempat agar pencegahan dapat dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

“Perlu pembimbingan lebih intensif untuk petani di sini agar saat penanaman kembali, sudah ada langkah pencegahan yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek AKP Sugeng Sulistyono menyatakan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) yang melibatkan polisi, petani, dan warga untuk membasmi tikus.

“Kami akan melakukan gropyokan bersama warga dan mengadakan kerja bakti. Selain itu, juga akan ada selametan agar panen ke depan lancar,” katanya.

Dengan kerja sama dari berbagai pihak, diharapkan para petani di Balongbendo dapat kembali menikmati hasil panen yang maksimal tanpa gangguan hama tikus.(cles)

 

Sumber : Sidoarjo Terkini (Jejaring JatimTerkini.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.