
SIDOARJOterkini – Danramil 0816-18/Sedati Kapten Caj M. Lutfi Anam, menghadiri acara Penyuluhan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 yang digelar di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.Kamis (21/11). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan nelayan dan produktivitas mereka melalui pemanfaatan informasi cuaca berbasis teknologi.
Penyuluhan yang diikuti oleh ratusan nelayan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta komunitas nelayan setempat. Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, M.T., membuka acara dengan menegaskan pentingnya edukasi tentang cuaca maritim bagi nelayan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja mereka di laut.
“Cuaca yang ekstrem bisa berdampak besar pada keselamatan nelayan. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang cuaca maritim akan sangat membantu mereka dalam mengambil keputusan yang tepat saat melaut,” ujar Eko Prasetyo dalam sambutannya.
Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, Ir. Dwidjo Prawito, M.MT., yang hadir mewakili Pjs. Bupati Sidoarjo, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan ekosistem perikanan di wilayah tersebut.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan ekosistem perikanan yang aman dan berdaya saing,” ungkap Dwidjo.
Danramil 0816/18 Sedati Kapten Caj M. Lutfi Anam, pada kesempatan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan.
“TNI akan selalu hadir dalam program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan nelayan mendapatkan edukasi yang tepat agar mereka dapat melaut dengan aman dan membawa hasil tangkapan yang optimal,” ujar Lutfi Anam.
Kapten Caj M. Lutfi Anam berharap bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat menjadikan Sidoarjo sebagai contoh daerah yang membangun sektor perikanan secara modern dan berkelanjutan.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, kami yakin sektor perikanan di Sidoarjo akan terus berkembang dan menjadi lebih maju, produktif, dan berdaya saing,” tutupnya.
Selain itu, Deputi BMKG, Guswanto, M.Si., serta Koordinator BMKG Jawa Timur, Taufik Hermawan, turut memberikan materi seputar pemahaman cuaca maritim yang sangat dibutuhkan oleh nelayan dalam kegiatan sehari-hari mereka di laut.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk penyematan tanda peserta, pemberian cinderamata, dan sesi ramah tamah antara pemerintah, TNI, serta masyarakat nelayan. Para nelayan sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dengan banyak yang mengungkapkan rasa terima kasih atas edukasi yang diberikan.
Salah seorang peserta Harjo, mengungkapkan, Edukasi seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan..
“Kini kami lebih percaya diri untuk melaut, karena kami sudah memahami kondisi cuaca dengan lebih baik, dan tentu saja mengutamakan keselamatan.”ucap Harjo.
Kegiatan penyuluhan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk memastikan keselamatan nelayan dan keberlanjutan sektor perikanan, yang menjadi sumber mata pencaharian utama bagi banyak keluarga di Sidoarjo.(cles)





