SuaraKawan.com
Advertorial

Tips Memilih Makanan yang Tepat untuk Burung

Bersantai di rumah sambil menikmati kicauan burung tentu akan sangat menyenangkan dan bikin betah. Suasana alam seperti ini bisa diciptakan dengan mudah hanya dengan memelihara burung di rumah. Ada berbagai jenis burung yang tidak terlalu sulit untuk dirawat, tetapi  mampu menghasilkan kicauan yang enak didengar.

Nah, salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kesehatan burung adalah makanannya. Makanan burung berbeda-beda tergantung pada jenis burung. Hal ini karena kebutuhan nutrisi setiap jenis burung juga tidak sama. Supaya Anda tidak salah membeli, ketahui tips memilih makanan yang tepat untuk burung berikut ini.

 

1. Makanan yang Segar

Seperti makhluk hidup lain, burung juga pasti ingin menikmati makanan yang segar dan masih baru. Salah satu contoh makanan burung adalah jewawut. Jenis pakan yang satu ini umum dikonsumsi oleh burung pemakan biji-bijian seperti kenari dan love bird.

Saat memilih jewawut, jangan lupa untuk memperhatikan kondisinya. Untuk mengetahui apakah jewawut masih segar yaitu dengan melihat warnanya. Jewawut yang segar akan terlihat lebih cerah, sedangkan jewawut yang sudah lama akan terlihat kurang cerah.

Selain itu, bentuk jewawut yang baru juga benar-benar berisi atau tidak kopong. Jewawut yang kurang berkualitas biasanya dapat diketahui dari bobotnya yang lebih ringan.

2. Hindari Pakan Berjamur

Salah satu faktor yang dapat membahayakan kesehatan burung adalah makanan yang tidak berkualitas. Nah, salah satu ciri makanan yang tidak berkualitas adalah terpapar oleh jamur. Perlu diketahui, memakan pakan yang berjamur dapat membuat burung tidak sehat. Karena itu, sangat penting memastikan makanan tersebut benar-benar aman.

Salah satu caranya adalah dengan menjemur biji-bijian yang akan disajikan kepada burung. Panas matahari akan mematikan jamur sehingga pakan tersebut aman dikonsumsi. Sebelumnya, Anda juga disarankan untuk merendam biji-bijian di air sebagai cara untuk menyeleksi biji yang kosong.

3. Beli Pakan Kemasan

Apabila Anda tidak mau terlalu repot untuk mempersiapkan makanan untuk burung, pilihlah makanan kemasan. Jenis makanan ini biasanya telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi burung yang dipelihara. Sebaiknya, bacalah aturan yang ditentukan dalam memberikan pakan burung agar makanan tersebut tepat sesuai kegunaan.

Hal yang perlu diperhatikan saat membeli pakan kemasan adalah penjual yang tepercaya. Pastikan Anda memilih penjual pakan burung yang benar-benar berkualitas. Jika tidak, burung yang dipelihara bisa menjadi taruhannya. Selain itu, faktor harga juga perlu dipertimbangkan. Hal ini biasanya tergantung merek makanan burung. Anda bisa mencari berbagai merek makanan burung di marketplace seperti Blibli.

Saat memilih pakan, jangan lupa untuk mengecek bahan-bahan yang digunakan. Bisa saja dalam proses pembuatan pakan terpapar dengan pestisida atau insektisida. Nah, hal ini bisa sangat berbahaya bagi burung yang mengonsumsinya.

Produk makanan burung dalam kemasan juga perlu diperhatikan dari segi tanggal kedaluwarsanya atau tanggal produksinya. Jangan sampai makanan tersebut sudah tidak layak untuk dimakan karena bisa memengaruhi kesehatan burung peliharaan Anda.

4. Berikan Makanan Tambahan

Jika Anda memilih untuk menyediakan makanan kemasan untuk burung, jangan lupa juga memberikan makanan tambahan. Makanan tersebut dapat berupa sayur-sayuran seperti tauge atau jagung muda. Burung seperti parkit biasanya menyukai menu makanan ini. Untuk jenis burung lain, Anda bisa mempelajari kebiasaan dan kesukaan masing-masing.

Makanan tambahan berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi burung. Sebagai makhluk hidup, burung juga memerlukan makanan yang berasal dari alam. Namun, setelah itu, Anda harus membersihkan kandang dengan baik.

5. Jauhkan Tempat Makan dari Tempat Minum

Salah satu tips yang perlu diketahui saat memberi makan burung adalah tempat makanan burung sebisa mungkin berjarak cukup jauh dengan tempat minumannya. Hal ini karena tempat makan burung bisa saja terkena air saat burung sedang minum. Makanan yang terkena air biasanya akan berjamur sehingga mengubah kualitasnya.

Oleh karena itu, atur penataan tempat makan dan tempat minum dalam sangkar burung. Jika sangkar tidak terlalu besar, tempatkan keduanya dalam posisi yang berbeda. Anda bisa menaruh tempat makan di bagian atas dan tempat minum di bagian bawah untuk menghindari cipratan air. Selain itu, hindari tempat makan dan minum dari risiko terkena kotoran burung.

6. Jangan Berikan Pakan Secara Asal

Tanpa pengetahuan yang tepat, burung bisa mengalami masalah kesehatan karena pakan. Burung tertentu ada yang tidak bisa mengonsumsi jenis pakan karena ukuran yang terlalu besar. Ada pula yang tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisinya. Sebagai pemilik hewan peliharaan, tugas Anda adalah memahami jenis makanan yang tepat untuk burung tersebut.

Bukan hanya dari segi jenis makanan yang tepat, kuantitas pemberian pakan pun perlu proporsional. Jangan memberikan makanan yang terlalu banyak untuk burung. Selain untuk menghindari pemborosan, hal ini juga menghindari pakan yang kurang segar. Sebaiknya, sajikan makanan burung dalam porsi yang cukup secara berkala.

Nah, inilah beberapa hal yang perlu diketahui tentang cara memilih makanan burung agar binatang peliharaan itu tetap sehat. Tidak terlalu sulit, bukan? Apakah Anda tertarik untuk merawat burung di rumah?

 

Related posts

Gus Irsyad Kembangkan Bakso-STMJ Sakera

redaksi

Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda

redaksi

Investasi Crypto Mudah di Indonesia, Simak Penjelasan Lengkapnya

Redaksi Surabaya