
Surabaya-SUARAKAWAN.COM: Pengkot Perbakin Surabaya memastikan diri sebagai juara umum Kejuaraan Menembak Piala Ketua Perbakin Jawa Timur 2026. Dalam kompetisi yang berlangsung di Lapangan Tembak Kodam V Brawijaya, Surabaya, 8-9 Agustus 2026 itu, kontingen Kota Pahlawan memboyong piala bergilir setelah mengoleksi 3 medali emas dan 2 perunggu dari berbagai nomor.
Keberhasilan ini menegaskan dominasi Surabaya dalam pembinaan atlet menembak di Jawa Timur. Lebih dari sekadar perebutan medali, kejuaraan ini menjadi ajang seleksi dan pemantauan bibit unggul untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT 2028 mendatang.
Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim, Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si., menegaskan kejuaraan ini adalah bagian dari pembinaan berkelanjutan yang menjadi fokus utama organisasi.
“Alhamdulillah, kegiatan ini selesai dengan lancar dan aman. Namun yang terpenting, keberhasilan bukan hanya tentang siapa yang membawa medali juara, melainkan bagaimana kita mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi secara berkelanjutan,” ujar Wibisono dalam sambutannya.
Ia menekankan, Perbakin Jatim harus menjadi rumah besar bagi seluruh atlet tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada kepentingan pribadi selain untuk organisasi dan prestasi atlet.
“Target kita jelas, melahirkan juara di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Seorang juara sejati tidak ditentukan oleh medali hari ini saja, tetapi oleh kemauannya untuk terus berlatih dan berlatih sampai akhirnya menang,” tambahnya.
ATLET CILIK SIDOARJO CURI PERHATIAN
Di tengah eforia juara umum, sorot mata penonton justru tertuju pada satu podium yang berbeda. Sosok mungil dengan langkah malu-malu namun penuh percaya diri naik ke atas podium.

Dia adalah Caterine Kuinamora, atlet putri asal Sidoarjo. Di usianya yang baru 11 tahun dan masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar, Caterine berhasil mencuri perhatian publik setelah merebut medali perak di tengah persaingan ketat melawan atlet yang jauh lebih senior.
Mentalitasnya di lapangan tidak mencerminkan usianya. Tenang, fokus, dan penuh semangat juang, ia membuktikan usia bukan penghalang untuk berprestasi di olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi seperti menembak.
“Ya senang, bangga. Saya ingin menjadi juara satu dan ke jenjang nasional,” tutur Caterine singkat dengan senyum malu-malu usai pengalungan medali.
Kisah Caterine menjadi bukti bahwa regenerasi atlet menembak Jatim berjalan ke arah yang sangat menjanjikan.
OPTIMIS 7 EMAS DI PON XXII 2028
Ketua Panitia “Piala Ketua Perbakin Jatim 2026”, Dr. (C) Agung Silo Widodo Basuki, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas tingginya animo peserta dan kelancaran penyelenggaraan selama dua hari.

“Alhamdulillah, dari awal penyelenggaraan sampai 9 Agustus ini sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan. Antusiasme peserta luar biasa,” ungkap Agung.
Melihat animo dan munculnya talenta-talenta muda seperti Caterine, Agung optimistis target ambisius Perbakin Jatim di PON XXII 2028 bisa tercapai.
“Dengan melihat animo masyarakat, khususnya atlet-atlet Jawa Timur, saya optimistis target 7 medali emas dari Cabor menembak di PON XXII nanti Insya Allah akan tercapai,” pungkasnya. (Dwi)

