Soal Polri di Bawah Presiden, MUI Ngawi: Membawa Manfaat dan Kemaslahatan

oleh

Ngawi – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngawi Prof. Dr. KH. A. Halil Thahir, M.HI., tegas menyatakan dukungannya terhadap keputusan DPR RI yang menetapkan kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden langsung.

“Saya mendukung penuh putusan DPR RI yang menetapkan Polri tetap di bawah Presiden Republik Indonesia.” Tegasnya.

Pihaknya menilai bahwa Posisi Polri yang berada di bawah Presiden sudah ideal dan tidak perlu dipermasalahkan. Presiden memegang kendali penuh terhadap Polri agar senantiasa berjalan sesuai dengan relnya.

“Selama ini manfaatnya sudah kita rasakan. Peran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban dan penegakan hukum yang proporsional dan profesional.” Imbuhnya.

Hal yang sama juga didukung oleh jajaran MUI Kabupaten Ngawi lainnya. Ketua MUI Kecamatan Ngrambe KH. M. Anwar Sholikin menuturkan, dengan posisi di bawah Presiden, Polri dapat lebih diberdayakan tanpa harus melalui birokrasi kementerian atau lembaga yang lain.

Senada, Imam Rohani, Ketua MUI kecamatan Pitu mengatakan bahwa Polri saat ini telah menunjukkan kinerja yang lebih baik. Dalam setiap kesempatan kegiatan yang tergelar di tingkat kecamatan maupun desa, Polri selalu hadir membersamai masyarakat.

Sementara Mudirin, S.Si., yang jug amenjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Widodaren menegaskan bahwa kedudukan Polri di bawah Presiden tidak hanya menjalankan amanat konstitusi tetapi juga menjaga kemandirian dan netralitas kinerja.

“Kita dioakan bersama-sama agar ke depan, Polri senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT untuk membersamai Presiden dan kita semuanya, menjaga negara dan bangsa ini,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.