SuaraKawan.com
Headline Jatim Mojokerto

Mohon Maaf dan cium Tangan, Kapolresta Mojokerto : Nanti Saya Kirim Dua ya Nak

suarakawan.com, Mojokerto – Rangkaian Upacara Virtual dalam Rangka Hari Lahir Pancasila 1 Juni terasa mengenang sejarah di Kota Mojokerto, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan S.I.K., S.h., M.H., Hadir dalam Upacara yang di gelar di SDN Purwotengah Tempat Soekarno Kecil dulu Bersekolah. Rabu (01/06/22) pagi.

Seusai upacara,  nampak menarik dalam rangkaian kegiatan ini yaitu penyajian khusus dari siswa SDN Purwotengah dengan menggelar permainan tradisional di halaman SDN, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan yang ingat masa kecilnya dulu bermain egrang juga ikut bermain bersama siswa SD.

Namun, dalam permainan ini Kapolresta Mojokerto asli kelahiran Magelang tidak bisa melanjutkan permainan karena egrang patah saat baru digunakan, sebelumnya egrang milik seorang siswa kelas II SD ini sempat memberikan alatnya untuk dipinjam orang nomor satu di Kepolisian nomor satu Kota Mojokerto.

Dari pantauan peliput, jika Sepasang egrang yang terbuat dari bilah bambu bekas itu milik Ezza Riko Saputra, 9 tahun. Seketika itu juga putra pasangan Ririn Agustina, 34 tahun, dan Eko Wahyudo, 39 tahun, bersedih. Sebab, egrang ini dibuat khusus oleh ayahnya sepulang bekerja pada malam hari.

“Patahnya tadi saat dipinjam Bapak Kapolresta, sewaktu coba ikut main juga,” ucap Ririn sembari memeluk anaknya yang tak bersuara sama sekali usai egrangnya patah.

Ezza lalu menangis dan memeluk sang ibu yang sejak pagi menemaninya untuk mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Ezza juga turut serta dalam perlombaan tradisional egrang di sekolah yang dikenal dengan Sekolah “Ongko Loro” tempat Kusno -nama Soekarno sewaktu kecil- pernah sekolah.

“Memang cengeng anaknya, gampang nangis. Tapi nanti juga berhenti kok. Sudah ya le (anak laki) jangan nangis. Nanti pulang kerja dibuatkan lagi sama bapak,” ucap Ririn menenangkan Ezza yang masih terus berlinang air mata.

Kapolresta Mojokerto usai sesi foto  bersama Walikota Mojokerto dan Forkopimda, langsung menghampiri pemilik egrang, Ezza adalah putra dari seorang pekerja kuli bangunan ini. Nampak sosok Polisi humanis dan sayang anak ini meminta maaf dan berjanji akan mengganti egrang yang patah.

“Oh iya Mana anak yang punya egrang tadi (menuju Ezza). Bapak mohon maaf ya nak, jangan nangis lagi ya, Nanti bapak ganti dan bapak buatkan dua, egrang nanti diantar ke rumah ya Nak,” Janji AKBP Rofiq sembari memeluk dan mencium tangan Ezza sesaat sebelum meninggalkan lokasi acara.

Kanit Regident langsung meminta alamat

Ibu Ezza (Ririn Agustina) saat di Halaman SDN Purwotengah dan diketahui adalah warga lingkungan Pulo Kulon, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Kasi Humas Polresta Mojokerto menambahkan dengan semangat Presisi, Polisi ingin hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, “Tak berselang lama egrang yang dijanjikan Bapak Kapolresta Mojokerto kepada adik Ezza Siswa SDN Purwotengah, Siang tadi Egrang baru tersebut sudah diantarkan kerumahnya dan diterima langsung Adik Ezza didampingi Ibunya,” Kata IPTU MK Umam.

Masih Kata Umam, “AIPTU Sutikno melaporkan Adik Ezza langsung berbinar saat menerima egrang baru oleh Kapolresta, Ezza dan ibunya merasa senang dan bangga mendapat perhatian dari Kapolresta Mojokerto apalagi saat AKBP Rofiq memeluk dan mencium tangannya Ezza di sekolah.” Ceritanya. (MK)

Related posts

Pencegahan dan Pengendalian Wabah PMK, Petugas Polresta Mojokerto Sambang Kunjung kepada Peternak Sapi

Redaksi Mojokerto

Ratusan Santri Ponpes Trenggalek Kembali Terima Vaksinasi

Wong Nggalek

Menjelang 40 hari Peristiwa Kanjuruhan, Polisi di Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Redaksi Mojokerto