Gegara Anak Bertengkar, Pria di Tanggulangin Sabet Pedang Tangan Tetangganya Hingga Nyaris Putus

oleh
oleh

 

SIDOARJOterkini – Diduga karena tidak terima anaknya bertengkar dengan anak tetangga, seorang pria warga Ganggang panjang Kecamatan Tanggulangin membabat tangan tetangganya dengan pedang hingga nyaris putus.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian yang menggemparkan tersebut terjadi pada Senin (29/7). Korban bernama Eko. Terduga pelaku yang tidak lain tetangga korban tidak terima setelah anaknya yang masih SD bertengkar dengan anak korban.

“Pembacokan terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di sekitar masjid,”ungkap Andi warga sekitar.

Dikatakannya, korban mengalami luka parah pada tangan kirinya akibat disabet pedang oleh pelaku. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban.

“Korban Eko yang pulang kerja mendapatkan laporan kalau anaknya usai bertengkar dengan anak pelaku hingga mengalami luka,”ucapnya.

Ekopun berniat meminta penjelasan terkait kondisi anaknya dengan mendatangi rumah pelaku.

“Antara korban dan pelaku sempat adu mulut, dan akhirnya pelaku mengambil pedang di rumahnya dan langsung menyabet tangan korban hingga nyaris putus,”ujarnya.

Usai membacok korban, pelakupun melarikan diri. Oleh warga korban dilarikan ke rumah sakit Pusdik Porong untuk mendapatkan pertolongan, karena kondisi lukanya serius korban dirujuk ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo.

Sementara itu, polisi sedang memburu pelaku yang berupaya melarikan diri. Kanit Reskrim Polsek Tanggulangin Ipda Abdul Haris mengatakan, mendapat informasi dari warga, pihaknya langsung menuju ke TKP.

“Sedang kami lakukan pengejaran,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala IGD RSUD RT Notopuro dr Ivan Setyawan membenarkan adanya korban terkena luka bacok di Tanggulangin yang sedang dirawat di RSUD RT Notopuro.

“Pasien dua orang, anak dan bapak. Anak mengalami luka memar di leher dan bapak luka bacok di tangan kiri. Kesadaran korban masih membaik,” ujarnya.

Rencana korban yang terkena luka bacok akan dilakukan operasi. Sementara, untuk anak dari korban menjalani rawat jalan.(cles)

Sumber : Sidoarjo Terkini (Jejaring JatimTerkini.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.