SuaraKawan.com
FIlm

BMW Astra Rilis Serial Pertama Berjudul Singkong Keju

Jakarta, suarakawan.com – BMW Astra merilis karya serial pertama dengan judul Singkong Keju. Serial ini adalah hasil karya kerja sama BMW Astra dengan BAFilms. Acara peluncuran film ini dilakukan secara hybrid di bioskop Flix Mall of Indonesia Kepala Gading dan secara daring.

Martha Andhyka selaku Marketing Head BMW Astra sampaikan pada sambutannya, “Pertengahan tahun lalu BMW Astra merilis film pendek dengan judul Elipsis, dan kami mendapat respon sangat positif dari berbagai pihak termasuk dari para pelanggan, fans BMW, penikmat film, dan rekan-rekan jurnalis. Di tahun 2022 ini bertepatan dengan hari kasih sayang, kali ini BMW Astra meluncurkan karya film dalam bentuk serial yang berisi enam episode bertema drama romantis.”

“Kami menyadari bahwa semakin banyak pelanggan dan fans BMW di kalangan anak muda, oleh karena itu kami ingin memberikan hiburan yang berkesan kepada mereka. Semoga karya ini bisa menjadi surat cinta yang hangat dan jujur bagi para anak muda yang telah menjadi fans dan pelanggan BMW di Indonesia dan menjadi kisah yang berkesan di hati para penonton. Di tengah pandemi yang belum usai, kami harap karya ini juga dapat menghibur dan menemani para fans BMW di rumah. Kami berharap melalui film ini, semangat BMW Astra untuk selalu bersama pelanggan melalui beli, servis, dan jual, dapat pula hadir di waktu santai Anda.” tambah Martha.

Singkong Keju diproduksi oleh BAFilms dan disutradarai serta ditulis oleh Billy Aldo. Ia menyampaikan, “Singkong Keju adalah kisah cinta anak Jakarta. Ambisi dan rekreasi, pokok dan tersier, yang saling jatuh hati di kota ini. Dalam banyak kesempatan, kisah kasih muda harus memilih; mempersatukan masa depan atau memilih jalan bercabang.”

­

“Kami harap pentonton dapat menyambutnya dengan positif agar kami semakin bersemangat untuk menghadirkan inovasi dan karya yang lebih baik lagi,” tutup Martha. (sis)

Related posts

Resensi Film : THE HYMN OF DEATH : TRAGEDI CINTA TERLARANG

Redaksi Surabaya