Unit PPA Polrestabes Surabaya Bongkar Praktek Prostitusi Berkedok Layanan Pijat Terapis

Sepasang suami istri yang ditetapkan sebagai tersangka yakni YS (34) dan FT (35), mereka berdua melancarkan bisnisnya di rumah yang mereka tempati.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan,” bahwa rumah yang mereka tempati itu disinyalir ada kegiatan prostitusi dan di lokasi tersebut ada dua perempuan yang dipekerjakan sebagai tukang pijat plus-plus. Dan pada saat dilakukan penggerebekan tersangka sempat memberontak kepada petugas,” ujarnya, Senin (17/9/2018).

Petugas juga sempat memeriksa sebuah lemari dan ditemuka beberapa bungkus kondom, buku tamu dan lotion. Melihat Polisi menggeledah lemari, tersangka sempat melarang, namun bukti telah terbongkar.

Ruth menambahkan, bisnis prostitusi ini dilakukan oleh mereka berdua sejak Desember 2017 dengan mempekerjakan dua perempuan untuk melayani pijat plus-plus di rumah tersebut.

“Pasangan suami istri tersebut memiliki peran yang berbeda untuk mencari pelanggan. Tugas suami mencari pelanggan dan istri bertugas mencatat tamu yang datang,” pungkasnya.***fal