Tali Bendera Macet, Sertu I Wayan Panjat Tiang

Banyuwangi (suarakawan.com) –  Upacara penurunan bendera peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di lapangan Tawangalun Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi mendadak tegang dan panik setelah tali bendera macet.

Pasukan pengibar bendera tidak bisa berbuat banyak karena kerusakan berada di ujung tiang bendera. Untunglah, ketegangan dan kepanikan itu tak berlangsung lama. Ini Sertu I Wayan Budiartono, anggota Koramil Wongsorejo dengan spontan berlari menuju dan dengan cekatan memanjat  tiang bendera, tanpa pengaman apapun.

Sontak, para petugas upacara serta peserta upacara yang menyaksikan aksi berani Sertu I Wayan Budiono ini berdecak kagum atas aksi nekatnya itu. Setelah berhasil memperbaiki “error” yang terjadi di ujung tiang dan berhasil turun dengan selamat, tepuk tangan menggema dari peserta upacara. Mereka salut atas keberanian dan spontanitas Sertu I Wayan Budiono.

Apreasasi juga dating dari Danramil Wongsorejo, Kapten inf  Totok Yuliyanto.  “Kami memberikan apreasi yang tinggi kepada Sertu I Wayan Budiono atas aksi heroiknya hari ini dan upacara tetap berlanjut sebagaimana susunan acara,” ujar Kapten Totok Yulianto.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi dari kejadian tersebut, Sertu I Wayan mengaku, apa yang dilakukannya semata-mata beban moral. Ia sendiri tidak menyangka bakal ada kendala teknis saat penurunan bendera.

“Sebelumnya, saat acara menaikkan  bendera atau tepat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan siang tadi, tidak ditemukan adanya kendala teknis. Bahkan, upacara berlangsung lancar tanpa ada kendala apapun,” ungkap Sertu I Wayan. (gus)

agustusan kemerdekaan ri

Related Post