Talenta Pekerja Indonesia Kalah dengan Malaysia dan Thailand

Surabaya (Suarakawan.com) – Talenta pekerja Indonesia ternyata masih kalah dengan Malaysia dan Thailand, apalagi dengan Singapura. Singapura dan Malaysia kini merupakan dua negara kawasan Asia Tenggara dengan talenta pekerja terbaik berdasarkan hasil riset International Institute for Management Development (IMD). Riset tersebut menggunakan data dan tanggapan dari survei tahunan yang mereka lakukan kepada 6.000 eksekutif perusahaan.

Dalam riset kali ini, IMD menilai 63 negara berdasarkan beberapa hal seperti pendidikan, pelatihan di tempat keja, ketrampilan berbahasa, biaya hidup, kualitas hidup, pengupahan, serta tarif pajak.

Singapura berada pada posisi 13 dalam peringkat tersebut, dengan Malaysia menduduki peringkat 22. Sementara itu, Swiss menjadi negara dengan talenta pekerja terbaik di dunia dan diikuti oleh Denmark dan Norwegia. Adapun Venezuela menempati posisi terakhir dalam peringkat tersebut.

Sementara Indonesia menempati posisi ke-45, naik dua peringkat dari hasil survei tahun lalu. Jika dibandingkan dengan negara kawasan lainnya, Indonesia masih di bawah Thailand yang menempati posisi ke-42.

Peringkat Indonesia berada di atas Filipina yang menduduki posisi ke-55. Filipina sendiri turun 10 peringkat dari tahun lalu.

Singapura sendiri unggul dalam mengumpulkan talenta-talenta internasisonal untuk bekerja di negaranya, sementara Malaysia berinvestasi dalam pendidikan untuk mengembangkan tenaga kerja terampil tumbuh di negaranya.

Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris mengatakan, lingkungan yang semakin dinamis dengan kecerdasan buatan, robot, dan berbagai teknologi baru yang meredefinisi tantangan bagi pemerintah, bisnis dan masyarakat yang memang harus dihadapi. Sehingga, tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan sangat penting bagi negara-negara yang ingin memperkuat daya saing dan mencapai kemakmuran jangka panjang.(kcm/ziz)