SuaraKawan.com
Trenggalek

Tak Takut Kotor, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Ikut Tanam Padi di Sawah

Polres Trenggalek – Siapa bilang tugas Bhabinkamtibmas hanya berkutat soal keamanan belaka? Selain mengelola keamanan dan ketertiban di desa binaan, seorang Bhabinkamtibmas juga berperan sebagai dinamisator sekaligus motivator dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Karanggandu Kecamatan Watulimo, kabupaten Trenggalek ini. Ditengah kesibukannya, Aipda Setiono, S.H. berkolaborasi bersama Babinsa setempat Sertu Mustahit melalukan pendampingan penanaman padi di salah satu lahan persawahan yang ada di Desa Karanggandu. Senin, (20/5).

Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Watulimo AKP Zainudin, S. Sos. mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Bhabinkamtibmas jajarannya untuk selalu hadir ditengah masyarakat dan rutin melakukan sambang desa binaan serta turun tangan membantu termasuk diantaranya adalah sektor pertanian dan perikanan yang memang menjadi mata pencaharian masyarakat

“Area persawahan di Desa Karanggandu memang relatif cukup luas. Kebetulan juga saat ini sudah mulai masuk musim tanam. Jadi, Bhabinkamtibmas harus hadir membantu.” Ujarnya.

Dari pantauan tim redaksi, Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini tidak hanya sebatas datang, mereka bahkan turut serta masuk ke sawah dan menanan padi bersama-sama petani yang tergabung dalam Poktan Sempulur. Meski baju seragam, tangan dan kaki penuh lumpur, namun wajah kebahagiaan nampak terpancar dari dua petugas tersebut.

Sementara itu, Aipda Setiono menuturkan, salah satu program pemerintah adalah terkait dengan ketahanan pangan. Salah satunya meningkatkan produktivitas pertanian.

“Nah, kehadiran kam bersama Babinsa ini pada dasarnya adalah memberi semangat dan motivasi kepada para petani.” Ucapnya.

Dalam pendampingan tersebut, pihaknya juga membuka ruang dialog dengan para petani terkait dengan  kendala dan hambatan yang dialami yang nantinya bisa menjadi bahan masukan kepada stakeholder untuk membantu mencari solusi terbaik.

“Misalnya soal bibit, pupuk, pengairan, harga gabah dan lain-lain. Kami terbuka untuk menampun aspirasi dan harapan petani. Tujuannya ya itu tadi, agar produktivitas bisa meningkat sehingga ketahanan pangan khususnya di desa Karanggandu tetap terjaga dengan baik.” Pungkasnya.