Status Merapi Waspada, Dua Bandara Ini Terancam

Tidak ada komentar 73 views

YOGYAKARTA (suarakawan.com) – Gunung Merapi sejak Senin (21/5/2018), pukul 23.00 WIB statusnya ditingkatkan dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II).

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto mengatakan bandara yang paling terancam apabila letusan gunung ini terus terjadi dan semakin meningkat levelnya adalah Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Bandara Adisumarmo Solo.

“Baru-baru ini Merapi meletus, dan Bandara Yogyakarta sempat tutup beberapa jam, kita berdoa terus semoga jangan terjadi lagi, karena ini mengancam dua bandara, Yogya dan Solo, dan ini dua bandara yang padat, jadi kita harap jangan sampai Merapi batuk lagi,” jelasnya dalam konferensi pers di Tugu Kuntkring, Selasa (22/05).

Meskipun demikian, Novie mengatakan pihaknya sudah memiliki rencana alternatif (Plan B) apabila letusan gunung sewaktu-waktu terjadi lagi khususnya ketika masa mudik Lebaran mendatang.

“Kita punya plan B yang sangat terinci sekarang, pesawatnya akan dialihkan kemana, sehingga tidak terjadi chaos,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I Israwadi mengatakan sampai saat ini Bandara Adisutjipto Yogyakarta masih beroperasi normal.

“Masih buka, belum ada kendala. Yang waspada itu lebih kepada penduduk sekitar,” tuturnya, Selasa (22/05).

Seperti diketahui, status Gunung Merapi ditingkatkan menyusul terjadinya empat kali letusan atau erupsi freatik sejak kemarin dan hari ini juga terjadi erupsi freatik pukul 03.30 WIB. Peningkatan status ini membuat penduduk yang ada pada radius 3 km dari Puncak Gunung Merapi harus mengungsi ke tempat aman. (cnbc/rur)