SuaraKawan.com
Politik

Sosialisasikan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, KPU Surabaya Ajak Pemilih Pemula Di Lingkungan Sekolah Untuk Berperan Aktif

Hupmas, SURABAYA – Guna memaksimalkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) khususnya untuk pemilih pemula, Kamis pagi (15/07/2021), KPU Surabaya melaksanakan sosialisasi kepada 6 (enam) Sekolah Menangah Atas (SMA) Negeri dan Swasta di Kota Surabaya secara daring (dalam jaringan). Keenam sekolah tersebut adaah SMA Negeri 2 Surabaya, SMA Negeri 8 Surabaya, SMA Negeri 9 Surabaya, SMA Negeri 15 Surabaya, SMA Negeri 16 Surabaya, dan SMA Al Hikmah Surabaya.

Nur Syamsi, Ketua KPU Surabaya membuka acara dan menyampaikan pentingnya Data Pemilih di dalam sebuah Pemilu/Pemilihan. Sehingga dalam proses DPB yang bertujuan untuk melakukan update data pemilih ini sebisa mungkin melibatkan banyak pihak.

“DPT menjadi rujukan di dalam menentukan jumlah logistik Pemilu/Pemilihan dan berpengaruh ke semua tahapan. Sehingga menjadi sangat penting dalam menyusun dan ini dibutuhkan peranan banyak pihak. KPU Surabaya berupaya melibatkan pihak sekolah-sekolah karena di sekolah banyak pemilih pemula dan ini sebisa mungkin tercatat di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ungkap Nur Syamsi.

Naafilah Astri Swarist, Anggota KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi mengisi materi dalam sosialisasi kali ini.

Dalam pemaparan materi, Naafilah mengajak peran serta pihak sekolah dalam pelaksanaan Data Pemilih Berkelanjutan, dimulai dari lingkungan keluarga, teman, serta lingkungan sekitar. Terlebih ini juga diikuti oleh Ketua OSIS dari masing-masing sekolah, sehingga diharapkan sosialisasi dapat digerakkan dan siswa-siswi dapat berperan aktif.

“Dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih berkelanjutan, selain bekerjasama dengan stakeholder baik dari instansi maupun partai politik, KPU Surabaya juga menggandeng sekolah untuk memaksimalkan proses ini. Ini menjadi yang pertama dilakukan sosialisasi dengan sekolah dan besar harapan kami agar Bapak/Ibu serta Ketua OSIS dapat aktif dalam proses ini agar setiap warga negara, khususnya pemilih pemula yang sudah berumur 17 tahun ini benar-benar tercatat dalam DPT yang dijadikan dasar untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu/Pemilihan,” jelas Naafilah.

Selain itu, Naafila juga menyampaikan bahwa peran serta Ketua OSIS dan siswa bisa dimulai dari dirinya sendiri ketika sudah berumur 17 tahun dan belum terdaftar di DPT Pemilihan sebelumnya untuk mengisi/mendaftarkan diri di link/url yang telah disediakan oleh KPU Surabaya. Selanjutnya akan dilakukan proses rekapitulasi setiap bulan untuk proses PDPB tersebut.

Sosialisasi yang berlangsung kurang lebih selama 2 (dua) jam tersebut berlangsung antusias. Banyak pertanyaan dari peserta yang terdiri dari Ketua OSIS dari masing-masing sekolah terkait bagaimana tata cara ikut berperan serta, bagaimana proses pendataan data pemilih, serta cara mengetahui sudah terdaftar atau belum di DPT.

Pihak sekolah juga mengapresiasi KPU Surabaya karena sudah dilibatkan dalam sosialisasi tersebut dan akan meneruskan sosialisasi ke siswa/siswi yang ada masing-masing sekolah. Diantaranya share link pendaftaran yang disampaikan. (guh/esar/hupmas)

Sumber : KPU Surabaya

Related posts

Ulas Tema Pendokumentasian Hasil Pemilu Pada Kelas Teknis Ke-17

redaksi

PPID KPU Surabaya Melayani Permohonan Data Pemilih

redaksi

Bersama Komeng, KPU Surabaya Ajak Masyarakat Datang Ke TPS

redaksi