SuaraKawan.com
Terkini Trenggalek

Seperti Ini Pengamanan Polisi Saat Aksi Damai Aliansi Mahasiswa Trenggalek di Kemenag

Polres Trenggalek – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kabupaten Trenggalek yang terdiri dari komponen Pergerakan Mahasiswa islam Indonesia (PMII) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di Kantor Kemenag Kabupaten Trenggalek. Kamis, (21/3).

Aksi ini digelar sebagai respon dan keprihatinan atas terjadinya pelecehanan seksual yang terjadi di salah satu Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Trenggalek. Puluhan aktivis mahasiswa ini bergerak dari titik kumpul di pelataran stadion Menak Sopal kemudian berjalan kaki menuju Kantor Kemenag Kabupaten Trenggalek.

Dalam aksinya, mahasiswa berorasi dan membentangkan spanduk yang berisi kecaman terhadap segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. Mahasiswa juga menyuarakan tuntutan diantaranya pengawasan dan perlindungan terhadap santri, tindak tegas para pelaku dan meminta Kemenag agar mengambil langkah solutif agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Guna memastikan aksi tersebut berjalan aman dan lancar, Kepolisian Resort Trenggalek mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan. Sedikitnya 74 personel Polri dikerahkan mengawal dan memfasilitasi selama aksi berlangsung.

Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kabagops Kompol Suyono, S.H., M.Hum. menuturkan, pengamanan yang dilakukan merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri terhadap kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Dalam pengamanan ini kita kedepankan metode preventif humanis. Kita berikan pelayanan pengawalan sejak dari titik kumpul hingga lokasi di Kantor Kemenag.” Jelasnya.

Kompol Suyono menerangkan, pola pengamanan yang diterapkan tidak jauh berbeda dengan pengamanan pada aksi serupa serupa sebelumnya. Personel yang terlibat dibagi dalam Ring 1, 2 dan 3 sesuai dengan tingkat kerawanan yang dihadapi.

“Kita bantu juga mengkomunikasikan dengan pihak Kemenag sehingga apa yang menjadi tujuan aksi dapat tersampaikan dan tentunya ada tindak lanjut.” Imbuhnya.

Lebih lanjut Kompol Suyono menuturkan selain pengawalan dan pengamanan di lokasi, pihaknya juga menerjunkan personel dari Satlantas untuk melakukan pengaturan jalan mengingat titik kumpul massa bersinggungan langsung dengan jalan protokol.

Disamping itu, pihaknya juga menerjunkan tim negosiator yang terdiri dari peleton Polwan Polres Trenggalek ditambah pengamanan tertutup guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas maupun kriminalitas lainnya.

“Alhamdulillah, hingga selesai kegiatan semua berjalan aman dan lancar.” Pungkasnya.