Sempati Kejar-kejaran, 2 Pemuda Bawa Alat Nyabu Ditangkap Tim Respatti

Polrestabes Surabaya (31/12/2018) : Dua orang pemuda yang kedapatan membawa seperangkat alat Sabu-sabu ditangkap Tim Respatti Polrestabes Surabaya. Dalam penangkapan ini, sempat diwarnai aksi kejar-kejaran serta perlawanan dari salah seorang pelaku, Minggu, (30/12/2018).

Kedua orang pemuda itu masing-masing itu adalah Didin Rudini, (27), asal Desa Cibogo, Jati Wangi, Majalengka, Jawa Barat dan Septiyan Nopantoro, (24), asal Desa Tlapak, Sukosewu Bojonegoro. Kedua pemuda ini tertangkap di sebuah minimarket di kawasan Dukuh Kupang Timur, Surabaya.

Awalnya sekitar pukul 03.30 WIB, Tim Respatti yang sedang melintas di Jl. Darmo Permai Utara, tim melihat adanya segerombolan pemuda dengan mengendarai motor yang berjumlah sekitar 20 motor lebih. Diduga gerombolan pemuda ini hendak melakukan balap liar.

“Para pemuda ini melihat tim mendekat, sehingga mereka melarikan diri ke arah Jl. Ngesong. Spontan tim melakukan pengejaran, hingga akhirnya tiba disebuah minimarket di daerah Dukuh Kupang Timur,” ujar Ka. Tim Respatti, IPDA Heri S.

Di minimarket tersebut, Tim Respatti melihat dua dari gerombolan pemuda yang dikejar memasuki minimarket dan berpura-pura membeli sesuatu. Tim yang mengetahui aksi pemuda ini, langsung menyusul memasuki minimarket dan menangkap salah satunya, yakni Septiyan.

Septiyan kemudian diperiksa oleh Tim Respatti. Mulanya tampak biasa saja, namun setelah menggeledah motor yang dikendarai Septiyan tim mendapati sebungkus plastik yang berisi beberapa barang yang ternyata diantaranya juga berisi seperangkat alat hisap Sabu-sabu.

“Barang-barang tersebut kemudian diakui oleh pelaku sebagai miliknya,” terang Heri.

Lebih lanjut, tim juga mempertanyakan keberadaan rekan Septiyan yang tadinya terlihat berboncengan dengannya. Awalnya Septiyan berkelit bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan temannya, karena sama-sama gugup dan kabur.

Akhirya tim melakukan pemeriksaan lebih intens dengan menggeledah minimarket berikut gudangnya. Benar dugaan, Didin yang merupakan rekan Septiyan bersembunyi di dalam gudang. Saat ketahuan dirinya bersembunyi, Didin selanjutnya berusaha melakukan perlawanan.

“Meski sempat melawan, beruntung anggota bisa menangkap pelaku dan memborgolnya,” tukas Heri.

Septiyan dan Didin kemudian diserahkan ke Polsek Dukuh Pakis berikut barang bukti berupa 3 buah HP Android, 2 buah dompet, 1 KTP, 1 ATM, seperangkat alat hisap Sabu-sabu, Shampoo, sabun, Gunting, 1 unit motor dengan nomor polisi L 6254 SI untuk ditindaklanjuti.***rh

Laporan : Tim Respatti Polrestabes Surabaya.

Editor : Saiful.

Sumber : Polrestabes Surabaya