Sebelum Pelantikan, DPD PDIP Jatim Akan Gelar Bimtek Bagi Anleg DPRD Terpilih

SURABAYA (Suarakawan.com) – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dalam waktu dekat akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi para kadernya yang terpilih menjadi anggota DPRD kabupaten/kota maupun DPRD provinsi. Bimtek tersebut dijadwalkan akan berlangsung pasca penetapan anggota dewan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan bahwa bimtek tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan kepada kader PDI Perjuangan sebelum mereka dilantik menjadi anggota legislatif. “Kalau pada periode sebelumnya (2014-2019) berlangsung di Sidoarjo. Kalau tahun ini kita ingin dilaksanakan di gedung sekolah partai di Batu,” kata Kusnadi, saat dikonfirmasi Jumat (2/8).

Diakui Kusnadi, hingga saat ini, KPU Jatim dan beberapa KPU Kabupaten/Kota memang belum menetapkan anggota DPRD terpilih. Pasalnya, KPU masih menunggu putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh gugatan beberapa partai di Mahkamah Konstitusi (MK) yang diputuskan pada 6-9 Agustus mendatang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lanjut Kusnadi bimtek calon anggota legislatif terpilih akan diisi dengan berbagai materi. Diantaranya, materi ideologi, kepartaian, serta tugas dan fungsi kedewanan seperti legislasi, budgeting dan pengawasan.

Bimtek mutlak diperlukan, kata Kusnadi karena, tidak semua anggota dewan terpilih sudah menguasai tupoksi kedewanan maupun kepartaian. Padahal setelah resmi menjadi anggota Fraksi PDIP, mereka itu akan menjadi kepanjangan tangan partai di legislatif, sehingga harus bisa menerjemahkan visi-misi dan perjuangan partai.

“Anggota dewan terpilih dari PDIP itu memiliki latar belakang beraneka ragam, bukan hanya politisi atau pun manta birokrat. Jangan sampai mereka justru tidak tahu apa fungsi dan ideologi partai. Ini yang harus dipahami setiap legislator dari PDIP,” dalihnya..

Bimtek pendidikan politik ini bukan hanya berlaku bagi anggota DPRD, tapi juga berlaku bagi para calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP. “Kalau untuk kepala daerah waktunya justru lebih lama, bisa sekitar dua minggu tapi untuk calon anggota DPRD cukup beberapa hari saja,” tambah Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Berdasarkan hasil pemilu 2019, PDI Perjuangan Jatim mengalami peningkatan perolehan kursi cukup drastis. Di DPRD Jatim PDI Perjuangan mengamankan 27 kursi dari 120 kursi yang ada atau naik 8 kursi. Padahal di pemilu sebelumnya, PDI Perjuangan hanya mendapat 19 kursi DPRD Jatim. Atas rekor kemenangan tersebut, PDIP Jatim juga berhak mendapat jatah kursi ketua DPRD Jatim periode 2019-2024. (aca)

Related Post