Saat Kapolres Trenggalek Gugah Semangat Pelajar

24 views

Polres Trenggalek – Tantangan di era digital sekarang ini sangatlah komplek. Sebagai aset bangsa, generasi millenial memegang peranan penting bagi Indonesia di masa yang akan datang. Generasi millenial harus bisa menjawab tantangan tersebut dengan prestasi yang membanggakan tanpa meninggalkan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu, diperlukan upaya keras dari semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan generasi millenial ini sebagai generasi unggul dengan SDM mumpuni dan memiliki kompetensi yang memiliki daya saing didukung dengan moral dan akhlak yang baik.

Mendasari hal tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. kerap turun ke sekolah-sekolah untuk sekadar menyapa serta memberikan edukasi ataupun wawasan kebangsaan dan motivasi  para pelajar.

Seperti yang ia lakukan pagi ini. Bersama dengan beberapa pejabat utama, orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini bertandang ke SD Islam Terpadu Permata Umat yang berada di Jalan P. Hidayatullah Trenggalek.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Jean Calvijn berkenan menjadi pembina upacara dihalaman sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa SDIT, SMP dan MA Permata Umat serta tenaga pendidik lainnya.

Agar lebih mengena, Perwira menengah yang punya segudang prestasi mengungkap jaringan Narkoba internasional ini memilih pendekatan interaktif dengan melepas formalitas seremonial, mengajak para pelajar berdialog dengan bahasa yang lugas sehingga mudah dipahami oleh siswa dari berbagai jenjang.

Dihadapan ratusan siswa, AKBP Jean Calvijn mengajak semua yang hadir untuk menghormati dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang tua dan guru. Tanpa mereka, kita tidak akan menjadi seperti sekarang ini. Kasih sayang dari mereka lah yang nantinya akan menuntun kearah masa depan yang lebih baik.

“Cara paling sederhana adalah, menunjukkan prestasi dan menjadi kebanggaan orang tua dan guru” Ujar AKBP Jean Calvijn.

AKBP Jean Calvijn juga mengimbau agar para pelajar pandai memilih konten yang layak di unduh maupun di unggah. Jangan sampai terjerumus pada penyalahgunaan media sosial yang berujung pelanggaran undang-undang ITE.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi selain memudahkan aktivitas juga membawa dampak negatif seperti ujaran kebencian, konten pornografi, Hoax hingga tindakan kriminal dengan memanfaatkan celah teknologi itu sendiri.

“Harus bijak bermedia sosial. Ingat ada Batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar” Imbuhnya

Kapolres juga mengimbau agar siswa pandai memilih pergaulan baik dilingkungan rumah, maupun sekolah serta menghindari penyalahgunaan Narkoba.

Posting Terkait