Ribuan Bonek Nobar Pertandingan Arema FC vs Persebaya di Polrestabes Surabaya

ribuan suporter bonek memadati halaman mapolrestabes untuk nonton bareng pertandingan Arema FC vs Persebaya

surabaya – Polrestabes Surabaya menggelar Nonton Bareng pertandingan sepak bola Persebaya Surabaya versus Arema FC Malang, di Halaman Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (6/10/2018).

Ribuan bonek maupun bonita terlihat memadati penuh di halaman Mapolrestabes, yang sudah siap dengan layar lebarnya.

Bahkan di Jalan Sikatan tepat disamping Polrestabes juga padat dengan kendaraan motor. Ini dikarenakan salah satu akses menuju Polrestabes ini ditutup sementara untuk tempat parkir sepeda motor.

Dalam acara tersebut Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya sore ini tidak bisa hadir ditengah-tengah para suporter, sebab ada kepentingan terkait tugasnya.

Namun, Rudi sempat menuturkan bahwa gelaran nobar sore ini sebagai bentuk silaturahmi antara suporter Persebaya dengan polisi. Selain itu, ia juga mengimbau agar bonek bonita tidak perlu berangkat ke Stadion Kanjuruhan, Malang, untuk melihat langsung pertandingannya.

Sebelum pertandingan dimulai, para bonek dan bonita sempat menyanyikan lagu mars Persebaya sebagai bentuk penyemangat sekaligus harapan besar mereka dalam pertandingan kali ini. Selain itu, mereka juga menggelar doa bersama dan menggalang dana untuk para korban gempa bumi dan tsunami yang ada di Sulawesi Tengah.

Setelah pertandingan berakhir, para suporter Persebaya baik bonek maupun bonita meninggalkan lokasi nobar dengan tertib. Meski idolanya dalam pertandingan sore ini harus kalah. Arema FC unggul dari Persebaya Surabaya dengan skor 1-0.

Hal itu juga disampaikan oleh AKBP Pratomo Satriawan Wakapolrestabes Surabaya. Dia mengungkapkan, ada tiga hal yang mendasari kegiatan nobar sore hari ini. Pertama, kegiatan nobar ini digelar untuk mencegah bonek dan bonita berangkat ke Malang. Menurutnya, itu sangat beresiko tinggi.

Kedua, sebagai upaya mendekatkan diri atau menjalin silaturahmi antara bonek dan bonita dengan pihak kepolisian.

Ketiga, membuat kegiatan yang lebih bermanfaat. Salah satunya, di sela-sela nobar, suporter persebaya melakukan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Adapun dana yang berhasil terkumpul sore hari ini sekitar Rp11 juta.

“Dalam hal ini, kami hanya menyediakan tempat, fasilitas, dan keamanan saja. Kumpul disini, mendekatkan diri dengan mereka. Kami memang mencegah agar mereka tidak berangkat ke sana. Karena resikonya tinggi. Lebih baik disini, masih tetap menikmati pertandingan dan ada kegiatan bagus yaitu penggalangan dana untuk saudara kita di Sulteng,” kata dia.

Wakapolrestabes Surabaya dan Danrem 084 ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk bencana alam di Poso

Sementara itu Hanif Marjuni Humas PT Liga Indonesia Baru yang juga hadir dalam kegiatan nobar, sangat mengapresiasi inisiatif dari Polrestabes Surabaya. Terutama, meningkatkan kepedulian sesama terhadap korban gempa dan tsunami di Sulteng, dengan menggelar penggalangan dana.

Menurutnya, dengan kegiatan seperti ini bonek dan bonita telah memberikan citra yang positif. Dengan tetap sportif dan peduli terhadap sesama.

“Saya salut untuk acara ini. Kepada Polrestabes dan Danrem. Terima kasih untuk bonek bonita yang semakin menunjukkan citra positifnya,” tambahnya.