Resmikan Majelis Taklim Se Pasuruan, Berikut Pesan Wagub Jatim

46 views

SURABAYA (Suarakawan.com) – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak meresmikan majelis taklim Imadul Bilad, Pasuruan. Kepada jamaah majelis yang semuanya kaum hawa, Emil menitipkan generasi muda, calon pemimpin bangsa.

“Terima kasih saya diundang untuk meresmikan majelis mulia ini, majelis silaturahmi dan pengajian ibu-ibu. Kami berharap majelis ini langgeng dan semakin besar dan bermanfaat,” kata Emil saat meresmikan majelis taklim Imadul Bilad di Djoglo Kejayan, Pasuruan, Minggu (29/9).

Emil menyampaikan kaum perempuan terutama ibu-ibu merupakan kunci peningkatan kualitas generasi muda. Peran ibu sangat vital dalam pembentukan akhlak dan pendidikan anak. “Terus bersilaturahmi, terus mengaji, agar bisa mencegah penyakit moral. Anak-anak dijaga akhlaknya. Ibu-ibu merupakan kunci dalam mendidik anak-anak lebih kreatif dan berakhlak. Sekolah hanya berapa jam, yang paling penting adalah pendidikan keluarga,” terang mantan Bupati Trenggalek ini.

Kaum perempuan, kata Emil, juga punya tugas penting menjaga kesehatan anak-anak. “Soal stunting, misalnya, ibu-ibu lah yang jadi benteng awal. Mulai menyiapkan makanan di atas meja, kebersihan rumah dan lingkungan. Semuanya kaum perempuan,” tandasnya.

Emil berharap majelis-majelis pengajian seperti Imadul Bilad juga bisa membantu menyosialisasikan program-program pemerintah. Hal itu bisa terjadi jika sering silaturahmi dan bertukar informasi.

“Contohnya, kemarin ada warga Pasuruan yang kakinya diamputasi gara-gara tak berani berobat dan memilih pengobatan yang tak semestinya. Ini nggak boleh terjadi lagi, karena pemerintah menjamin pengobatan warganya. Kejadian seperti itu bisa dicegah jika pasien mengetahui program pemerintah,” terangnya.

Terkait pendidikan, Emil mengatakan pemprov Jatim menggratiskan biaya sekolah tingkat SMA. Sekolah tingkat SMA swasta juga diberikan bantuan khusus. “Program ini harus diketahui dan dinikmati semua warga,” tandasnya.

Pembina majelis taklim Imadul Bilad, Anwar Sadad menambahkan kaum perempuan merupakan tiang negara. Jika perempuan kuat maka bangsa akan kuat.”Jika kaum perempuan kuat, berakhlak serta berilmu, negara pasti kuat. Perempuan harus berperan dalam pembangungan dan memperkuat kebangsaan. Tugas perempuan yang paling mulia adalah mendidik dan merawat generasi penerus bangsa,” terang Sadad politisi asal fraksi Gerindra Jatim ini.

Sadad yang juga wakil Ketua DPRD Jatim, ini mengatakan majelis taklim Imadul Bilad merupakan penggabungan puluhan majelis pengajian di belasan desa di Pasuruan. Majelis ini beranggotakan kaum perempuan, terutama ibu-ibu. (Aca)

Posting Terkait