SuaraKawan.com
Politik

RESMI, MK TOLAK PERMOHONAN PHP DI 3 KABUPATEN/ KOTA

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto

 

Surabaya, kpujatim.go.id- Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) terhadap tiga (3) KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, resmi ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Demikian diungkapkan Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Muhammad Arbayanto hari ini, Rabu (17/2).

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim ini mengungkapkan ada tiga KPU Kabupaten/ Kota yang digugat ke MK, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Lamongan.

“Syukur alhamdulillah, hari ini Kita mendapatkan kepastian bahwa permohonan PHP terhadap tiga KPU Kabupaten/ Kota ini ditolak oleh MK. Dari awal KPU sudah berusaha secara profesional, terbuka, melayani dan tepat prosedur dalam melaksanakan rangkaian tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020. Dan hasilnya alhamdulillah dapat terlihat dari tiga permohonan PHP yang diajukan ke MK, semuanya ditolak,” terang Arba penuh syukur (17/2/2021).

Arba melanjutkan, “Dalam hal kecermatan dan kehati-hatian pada penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020, KPU tidak bekerja sendirian. Ada partner pengawasan dari Bawaslu yang juga tidak kenal lelah dalam mengingatkan dan turut mengawal kinerja KPU sejak dari bawah. Sehingga, Putusan MK ini tidak terlalu mengejutkan bagi KPU dan Bawaslu yang sudah merasa apa yang dikerjakannya benar dan tepat”.

Keberhasilan dalam penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2020 ini, sebagaimana diungkapkan Komisioner KPU Jatim ini, tentu atas peran semua pihak.

“KPU juga mengapresiasi terhadap seluruh komponen, terutama seluruh peserta yang selalu mengedepankan prinsip kepastian hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan dan dinamika politik pada tahapan Pemilihan. Demikian pula dalam sengketa PHP ini yang menunjukkan iktikad baik dari para pihak, yang menyelesaikan ketidakpuasan proses dengan cara yang positif, yakni dengan melalui jalur hukum. Ini pendidikan politik yang baik bagi rakyat,” tegasnya.

Mengakhiri wawancara, Arba menerangkan bahwa dalam Pemilihan ini yang menang adalah rakyat, terkhusus bagi pihak Pemohon. “Kami yakin niatan utama untuk maju mencalonkan diri pada dasarnya adalah untuk memberikan kontribusi kesejahteraan bagi rakyat. Begitu luas ruang bagi negara untuk memberikan kesempatan mensejahterakan rakyat selain dengan menjadi Kepala Daerah. Karena itu Kami menyampaikan apresiasi luar biasa bagi Pemohon yang begitu luar biasa kontribusinya dalam membangun demokrasi Kita. Bagi pihak Terkait tentu Kami ucapkan selamat, semoga amanah rakyat untuk memimpin daerah dapat dijaga dengan baik,” pungkas Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim.

(AACS)

Sumber : KPU Jatim

Related posts

Moderator Debat Publik Kedua Pilwali Surabaya Tandatangani Pakta Integritas

redaksi

KPU Surabaya Sinergi Dengan Media Di Tahapan Penetapan Pasangan Calon

redaksi

KPU Surabaya Ikuti Kelas Teknis KPU Jatim Sesi 16

redaksi