Rakor Penyampaian Hasil Verifikasi Badan Adhoc Pemilu Yang Mengalami Musibah Kecelakaan Kerja

Hupmas, SURABAYA – Rabu siang, (10/07/2019) KPU Surabaya menggelar Rapat Koordinasi Hasil Verifikasi Badan Adhoc Pemilu yang mengalami musibah/kecelakaan kerja (sakit) bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019.

Agenda rakor yang berlangsung di Lantai 1 KPU Surabaya tersebut merupakan tindak lanjut Surat KPU Provinsi Jawa Timur Nomer: 342/PP.05-SD-Prov/VI/2019 tanggal 21 Juni 2019.

Hadir 21 Ketua PPK yang terdiri dari Kecamatan Asemrowo, Benowo, Bulak, Tegalsari, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunungsari, Karangpilang, Kenjeran, Mulyosari, Rungkut, Sawahan, Simokerto, Semampir, Tambaksari, Tandes, Tenggilis, Wonocolo dan Wonokromo yang mengajukan data penyelenggara yang mengalami sakit pada saat tahapan pemilu maupun ketika proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang lalu berlangsung.

Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi dalam membuka acara menyampaikan harapanya, agar PPK segera melengkapi data sesuai kriteria santunan yang telah ditetapkan oleh KPU RI terkait dengan mengakomodir panitia penyelengara Pemilu 2019 yang tertimpa musibah/kecelakaan kerja dalam Pemilu 2019.

“Data kriteria santunan yang telah dipenuhi oleh PPK akan segera Diverifikasi oleh Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM,” ujarnya.

Sementara Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Surabaya, Subairi menyampaikan agar beberapa nama yang diusulkan PPK untuk mendapatkan santunan agar secepatnya dipenuhi agar mempercepat proses verifikasi dan pengiriman data ke KPU RI.

“Ada sekitar 71 usulan penerima santunan yang akan dilaporkan dan diverifikasi oleh KPU RI,” pungkasnya. (Al/esar)