Prabowo Masuk Kabinet, Gerindra Jatim Yakin Suara Partai Tidak Akan Turun

39 views

 

SURABAYA (Suarakawan.com) – Masuknya Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra yang juga rival Jokowi dalam Pilpres kemarin masuk dalam bursa kandidat menteri, mendapat apresiasi DPD Partai Gerindra Jatim. Bahkan Partai Gerindra Jatim optimistis suara partainya tak berkurang pasca manuver sang Ketua Umum tersebut.

“Gerindra memiliki basis loyalis di Jatim. Para loyalis Gerindra tersebut menghormati keputusan yang diambil Gerindra, termasuk Prabowo. Pemilih Gerindra atau loyalis Gerindra tidak ada masalah,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim Hadi Dediansyah, di Surabaya, Selasa (22/10).

Apalagi kata Hadi pengambilan keputusan oleh ketua Umum Prabowo tersebut dilakukan melalui mekanisme partai bukan keputusan sepihak. Yakni, melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

“Rapimnas secara bulat menyerahkan kepada Pak Prabowo sebagai Ketua Umum terkait sikap partai lima tahun kedepan,” kata Hadi yang juga Anggota Fraksi Gerindra di DPRD Jatim ini.

Dengan kondisi tersebut lanjut Hadi, kader militan Gerindra akan menghormati keputusan partai dan Gerindra.

“Sehingga, kami tak kawatir (kehilangan loyalis) sebab kader militan Gerindra akan loyal terhadap apa yang dilakukan Pak Prabowo,” tegasnya.

Wakil ketua Komisi A DPRD Jatim ini juga mengatakan Sikap yang diambil Prabowo dengan merapat ke Jokowi dinilai justru sebagai keputusan strategis. Prabowo juga dinilai bersikap bijak dengan mengesampingkan ego pribadi dan organisasi.

“Pak Prabowo adalah negarawan sejati. Beliau lebih memahami dengan mementingkan bangsa dan negara, daripada kepentingan diri dan kelompoknya. Apalagi, bangsa ini membutuhkan figur yang kuat, baik, dan nasionalis. Bangsa ini membutuhkan figur yang seperti beliau,” jelasnya.

Sehingga, ketika bangsa memanggil, sangat bijak bila Prabowo bersedia menjadi Menteri. Dan ini menunjukkan sebagai negarawan sejati.

“Beliau mengambil posisi sangat tepat. Ketika bangsa memanggil, apapun risikonya, harus siap,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada pemilu 2019, Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno di pemilihan presiden memang kalah dari Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Timur. Sekalipun demikian, Partai Gerindra masih memiliki barisan suara cukup besar di Jatim.

Terbukti, di DPRD Jatim, Fraksi Gerindra masih memiliki 15 anggota atau meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya (13 kursi) sekaligus menjadi tertinggi ketiga dari sembilan Fraksi di DPRD Jatim.

Dan dalam perekrutan menteri yang saat ini sedang dilakukan oleh Presiden Jokowi, Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo dipanggil Jokowi ke Istana.

Usai pertemuan dengan Jokowi, Prabowo yang mengenakan kemeja putih menyatakan dirinya diminta oleh Jokowi menjadi menteri di bidang Pertahanan. (Aca)

Posting Terkait