PKS Jatim Berharap Simpatisan dan Relawan Saksi Bisa Jadi Kader Baru

?

SURABAYA (Suarakawan.com) – Dewan Pengurus Wilayah Partal Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur melaksanakan berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan. Rangkaian kegiatan ini mengambil tema Bersyukur dan Merawat Kebersamaan.

Ketua Umum DPW PKS Jatim Arif Hari Setiawan mengatakan bahwa PKS Jatim mensyukuri pelaksanaan pemilu 2019 dan mengawal hasil-haşilnya berjalan dengan baik. “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah memilih PKS. Alhamdulillah PKS dari Jawa Timur meraih 2 kursi DPR RI, 4 kursi DPRD Provinsi, dan 104 DPRD Kabupaten/Kota. Ini kami syukuri,” ujar Arif Hari Setiawan, Senin (27/5) malam.

Diakui Arif, perolehan suara kursi PKS di Jatim ada peningkatan di beberapa daerah dan juga ada yang turun. Totall kursi DPRD Kab/Kota di Jatim naik 7 kursi dari yang semula 97 kursi menjadi 104 kursi. Bahkan di Kota Surabaya, Kota Malang , Trenggalek dan Pamekasan berhasil mendapatkan wakil pimpinan DPRD. “Namun untuk kursi DPRD Provinsi Jatim justru mengalami penurunan dari 6 kursi tinggal 4 kursi, sehingga pihaknya terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lain untuk koalisi membetuk satu fraksi di DPRD Jatim mendatang,” ungkap Arif Hari Setiawan.

Turunnya perolehan kursi DPRD Jatim ini, kata Arif lantaran medan pertempuran di Jatim cukup berat. Mengingat, Jatim selama ini dikenal menjadi basis kaum nasionalis dan nahdliyin. “Politik transaksional juga masih berlangsung sehingga pendidikan politik masyarakat perlu terus dilakukan. Selain itu pemekaran dapil cukup berpengaruh terhadap perolehan kursi dan perhatian masyarakat lebih dominan ke Pilpres dan caleg DPRD kab/kota saja,” imbuhnya.

Lebih jauh Arif menjelaskan bahwa PKS Jatim akan merawat kebersamaan dengan berbagai pihak yang selama ini telah terjalin dengan baik. Pertama, kebersamaan dengan konstituen. Hampir di seluruh cabang atau ranting pada ramadhan ini menyelenggarakan kegiatan bersama konstituen.

Diantaranya dengan menggelar buka puasa bersama,peringatan nuzulul qur’an, pembagian sembako, ta’jil, yang kesemuanya mengundang secara khusus konstituen PKS. “Bahkan di beberapa daerah, seperti Sumenep, langsung mengadakan Training Orientasi Partai (TOP) untuk melantik kader baru yang mendaftar selama masa pemilu kemarin,” terang pria keturunan kampung Dinoyo Surabaya ini.

Menurut Arif, pada Pileg 2019 lalu, pihaknya hanya mampu mengirim saksi TPS sebanyak 100 ribuan (80 peren) dari total TPS yang berjumlah sekitar 130 ribuan. “Mayoritas para saksi itu adalah simpatisan. Kami berharap kebersamaan itu terus dirawat bahkan ditingkatkan dengan direkrut menjadi kader baru,” harapnya.

Berikutnya Arif juga menyampaikan tetap merawat kebersamaan dengan sesama partai koalisi maupun kebersamaan sesama warga Jawa Timur. “Kami tidak putus berkomunikasi dan bersilaturrahim dengan berbagai pihak Semuanya tentu untuk mewujudkan agenda keadilan dan kesejahteraan yang merupakan amanat UUD’45 yang menjadi nilai-nilai partai,” jelas Arit

Sementara itu Irwan Setiawan, Sekretaris Umum DPW PKS Jatim, menambahkan bahwa PKS Jatim juga sedang menyiapkan agenda politik setelah ramadhan. Misalnya tentang alat kelengkapan dewan, kepengurusan fraksi, baik di DPRD Kabupaten/Kota maupun di DPRD Provinsi. “Kami juga melakukan persiapan menghadapi agenda Pilkada 2020 yang akan diselenggarakan di 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur,” terang Irwan Setiawan.

Untuk agenda Idul Fitri, Irwan juga menyampaikan adanya Posko Mudik PKS mulai tanggal 28 Mei 2019. “Kita juga menyiapkan Halal Bihalal untuk seluruh pengurus, caleg, dan tokoh masyarakat Jatim yang insya Allah akan dilaksanakan pada akhir Juni, pungkas Ketua Fraksi PKS DPRD Jatin ini. (aca)