Pilgub Jatim 2018, Khofifah-Emil Diprediksi Menang Tipis Atas Gus Ipul-Puti

JAKARTA (suarakawan.com) – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa-Emil Elistianto Dardak diprediksi unggul tipis dari pesaingnya pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno pada Pilkada Jawa Timur 2018.

Pada survei terbaru yang dirilis oleh Poltracking Indonesia, pasangan Khofifah-Emil diperkirakan bakal meraup 51,8 persen dibandingkan pasangan Gus IPul-Puti dengan 43,5 persen. Sementara 4,7 persen respondel menjawab tidak tahu.

“Pada hari H tidak ada lagi yang tidak tahu atau tidak jawab jadi kisarannya ketika melihat angka ini paling jauh jaraknya 10 persen paling dekat bisa seperti Pilpres 2014 lalu. Jadi Khofifah 53 Gus Ipul 47,” terang Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6).

Lihat juga: SMRC: Elektabilitas Khofifah dan Gus Ipul Selisih 8 Persen
Menurutnya, prediksi perolehan suara Khofifah tidak akan jauh berbeda dengan hasil Pilkada Jatim nanti.

Pasalnya, besok (24/6) sudah memasuki hari tenang kampanye Pilkada 2018. Alhasil, pasangan cagub dan cawagub sudah tidak bisa lagi menggaet minat calon pemilih untuk menambah perolehan suara meski masih ada sedikit kemungkinan untuk membalik keadaan.

“Angka ini mungkin berubah apabila ada gejolak politik,” ujarnya.

Survei ini diselenggarakan pada 18-22 Juni 2018 menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Kabupaten di Jawa Timur dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,8 persen.

Lihat juga: Megawati Sindir Ambisi Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur
Survei ini juga menggunakan simulasi kotak suara yang diklaim bakal mempunyai validasi jawaban yang lebih baik ketimbang wawancara.

“Yang paling relevan adalah simulasi kertas suara yang berpasangan. Karena itu yang akan terjadi mirip pada Pilkada empat hari kedepan,” terang dia.

Hasil survei Charta Politika dan SMRC

Survei yang diselenggarakan Charta Politika dan SMRC juga memprediksi hasil serupa. Pasangan Khofifah-Emil diprediksi menang tipis dari pasangan pesaingnya.

Charta Politika mencatat elektabilitas Khofifah-Emil sebanyak 44,6 persen sedikit lebih tinggi dibanding Gus Ipul-Puti sebanyak 43,8 persen.

Berdasarkan survei Charta Politika pada 23-29 Mei 2018, Khofifah-Emil unggul di kalangan pemilih perempuan dengan rentang usia 20-39 tahun. Direktur Charta Politika Yunarto Wijayamenganalisa hal itu lantaran sosok Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdatul Ulama (NU).

Sementara survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 21-29 Mei 2018, pasangan Khofifah-Emil diperkirakan bakal meraup 48,5 persen. Khofifah diperkirakan unggul delapan persen dari pesaingnya pasangan Gus Ipul-Puti yang hanya mengantongi 40,8 persen.

“Yang belum tahu (menentukan pilihan) sekitar 10,7,” ujar peneliti SMRC Sirajuddin Abbas dalam rilis survei terbaru di Jakarta, Jumat (22/6). (cnn/rur)