Perang di Puncak Kabo Papua, 1 Anggota Brimob Tertembak

Jayapura (Suarakawan.com) – Satu anggota Brimob Polda Papua bernama Bharatu Wahyu (23) tertembak saat terjadi baku tembak di Puncak Kabo, Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua. Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan.

“Bharatu Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan dan saat ini sudah dievakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Kamis (6/12/2018).

Tim aparat gabungan TNI-Polri terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya di Puncak Kabo saat melakukan evakuasi jenazah pekerja trans Papua. Pada evakuasi itu, tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 jenazah korban penembakan di Puncak Kabo, Nduga.

“Hingga saat ini seluruh korban telah dikumpulkan dan diamankan di salah satu lokasi karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi,” kata Kamal.

Rencananya, lanjut Kamal, para korban dievakuasi ke Wamena. Namun, apabila cuaca tidak memungkinkan akan dievakuasi ke Timika menggunakan Heli TNI-AD. Hingga pagi ini, ada 16 jenazah korban penembakan yang ditemukan. Selain itu, tim juga menemukan 3 korban selamat.

“Hingga pagi ini, Kamis (6/12) telah 16 jenazah pekerja jembatan korban pembunuhan KKB di Mbua. Kondisi ketiga pekerja tersebut ditemukan dalam kondisi lemas di tengah hutan di Distrik Yall,” kata Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar J Sianipar.

Dia mengatakan, tim saat ini terus melakukan proses pencarian. Alat berat juga bakal dikerahkan untuk membuat landasan helikopter demi mempermudah evakuasi.

“Kami juga telah menambah pasukan untuk proses evakuasi hari ini sebanyak 20 orang, termasuk membawa operator alat berat utuk pembuatan landasan helikopter,” ucapnya.(dtc/ziz)