Pengembangan Terminal 1 Bandara Juanda Sudah Mendesak

Surabaya (suarakawan.com) – Terminal di Bandara Juanda dinilai sudah padat oleh penumpang maupun penjemput. Sehari-hari, kursi ruang tunggu di luar counter check-in pun tidak ada yang kosong. Padahal, sejumlah orang yang hendak menjemput kolega mereka masih banyak yang berdiri. Oleh karena itu terminal di Bandara Juanda saat ini dinilai perlu dikembangkan.

“Memang, sudah saatnya dilakukan pengembangan terminal penumpang,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda, Heru Prasetyo.

“Tidak hanya pengembangan atau perluasan terminal kedatangan, terminal keberangkatan pun juga harus dilakukan pengembangan karena penumpang sering menumpuk saat pesawat delay,”ujarnya.

Heru menambahkan, pengembangan gedung Terminal 1 sudah menjadi rencana PT Angkasa Pura I. Sayangnya, pembahasan sendiri belum mendapatkan respon yang positif. Perusahaan pun akan mencoba berkomunikasi dengan pihak terkait tentang pentingnya pengembangan Terminal 1 ini. “Kalau penambahan kapasitas penumpang bisa dilakukan dengan pengembangan gedung Terminal 1,” sambung Heru.

Seperti diketahui kapasitas Terminal 1 Bandara Juanda saat ini hanya mencapai 6 juta orang per tahun. Saat ini, pertumbuhan penumpang di Bandara Juanda sudah mencapai angka 16 jua orang per tahun, namun kapasitasnya belum dilakukan penambahan. Kelebihan kapasitas sudah sering terjadi, bahkan sejak Terminal 2 dibangun.

Sebelumnya, pihak Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah mengutarakan niat mereka untuk mengembangkan sekaligus membangun Airport City di kawasan Bandara Juanda. Kabarnya, sudah ada tiga investor yang menyatakan ketertarikan mereka terhadap rencana tersebut. Ketiga investor itu berasal dari dalam negeri yang selama ini sudah beroperasi di Sidoarjo.

“Konsep Airport City berupa kawasan baru di sekitar bandara yang dilengkapi dengan pusat bisnis dan pusat perbelanjaan, plus terkoneksi dengan kawasan industri,” papar Kepala Bappeda Sidoarjo, Agoes B. Tjahjono. “Lahan yang memungkinkan dimanfaatkan untuk program ini ada di Kecamatan Sedati, tepatnya di sebelah utara atau selatan bandara,” katanya(kj/gus)