Partai Nasdem Menjadi Pendaftar Pertama Bacaleg Anggota DPRD Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Menjelang penutupan pendaftaran Bakal Calon legeslatif (Bacaleg) DPRD Jatim pada Selasa (17/7) besok. Baru Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Timur menjadi pendaftar pertama di kantor KPU Jatim.

Dimana pendaftaran ini dilakukan sekitar pukul 13.52 Wib di kantor KPU Provinsi Jawa Timur, hadir langsung oleh Ketua DPD Partai Nasdem Rendra Kresna beserta seluruh jajaran pengurusnya.

Usai perwakilan dari Partai Nasdem mengisi absensi, dipersilahkan untuk ke lokasi tempat pendaftaran di halaman kantor KPU Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Tenggilis Surabaya, untuk mengikuti dan menyerahkan berkas pengajuan bakal calon DPR Provinsi Jawa Timur. Berkas diterima oleh petugas pendaftaran dan verifikasi pencalonan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Hadir langsung dalam penerimaan berkas yakni Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto beserta perwakilan dari Bawaslu RI, Aang Kunaifi. Usai menerima perwakilan dari Partai Nasdem, langsung mempersilahkan petugas untuk memeriksa berkas persyaratan pencalonan dan syarat calon.

“Berkas pengajuan pendaftaran pencalonan DPRD Provinsi Jatim sudah ada yang masuk dan sedang diperiksa oleh petugas. Untuk hari ini baru masih satu partai Nasdem saja yang mendaftar,” ujar Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto.

Pria yang akrab dipanggil Arba ini menambahkan, kemungkinan besar untuk Senin (16/7) baru satu partai saja yang mendaftarkan bakal calon DPRD Provinsi Jawa Timur. Diperkirakan pada saat hari terakhir masa pendaftaran, Selasa (17/7) besok seluruh partai politik yang belum mendaftar akan datang ke kantor KPU Provinsi Jawa Timur untuk mendaftarkan diri.

“Untuk hari terakhir besok, pendaftaran akan dibuka sampai pukul 24.00 Wib dan diperkirakan seluruh parpol yang belum daftar akan datang mendaftar besok,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPW Nasdem Jatim, Rendra Kresna ditemui usai mendaftar di KPU Jatim mengakui partainya telah memenuhi seluruh persyaratan terkait Bacaleg. Mulai dari jumlah maupun kuota Bacaleg perempuan. “Sudah 100 persen di seluruh daerah. Perbandingannya 70:30. Dimana 70 persen dari pria dan 30 persen wanita,” kata Rendra yang juga bupati Kabupaten Malang. (aca/rur)