SuaraKawan.com
Politik

PARMAS PEMILIHAN SERENTAK 2020 MENINGKAT, GOGOT APRESIASI KABUPATEN/ KOTA

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro Memberikan Sambutan (8/3/2021)

 

Banyuwangi, kpujatim.go.id- Rata-rata tingkat partisipasi masyarakat (parmas) Pemilihan Serentak Tahun 2020 meningkat sebesar 7,18% dibandingkan Pemilihan Serentak Tahun 2015, Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Gogot Cahyo Baskoro memberikan apresiasi kepada penyelenggara di tingkat Kabupaten/ Kota.

Hal ini diungkapkan Gogot saat memberikan sambutan pada Rapat Evaluasi Kedua Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara, Penetapan Pasangan Calon Terpilih, serta Penggunaan Sirekap Pemilihan Serentak Tahun 2020 di aula kantor KPU Banyuwangi, jalan KH. Agus Salim Nomor 18a Banyuwangi hari ini (Senin, 8/3).

Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim ini mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemilihan Serentak lanjutan Tahun 2020, bukan hal yang mudah. “Namun banyak tantangan seperti perubahan regulasi, perubahan jadwal dan tahapan, kekhawatiran akan munculnya kluster baru, kekhawatiran masyarakat takut memilih di hari pemungutan suara yang harus dihadapi penyelenggara, dan belum ada satu penyelenggara di Indonesia yang memiliki pengalaman melaksanakan pemilihan di tengah masa pandemi Covid-19. Jadi Bapak/ Ibu ini mencatat sejarah bagi demokrasi di Indonesia,” terangnya (8/3/2021).

Lebih lanjut, Gogot bersyukur pelaksanaaan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 bisa dilaksanakan dengan aman, lancar, sukses dan sehat meski dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Rata-rata tingkat parmas di Jawa Timur pun meningkat sebesar 7,18% dari Pemilihan Serentak Tahun 2015. Jika pada Pemilihan Serentak Tahun 2015, rata-rata parmas 63,95%, di Pemilihan Serentak Tahun 2020 rata-rata parmas menjadi 71,13%.

“Tingkat parmas ini memang masih di bawah target nasional 77,5%, namun di 18 Kabupaten/ Kota mengalami peningkatan parmas. Dan hanya satu kota, yakni Kota Pasuruan yang mengalami penurunan. Tentu ini berkat kerja keras dan peran serta semua penyelenggara, tanpa ada Divisi Teknis Penyelenggaraan tidak akan ada peningkatan parmas ini,” tutur Gogot dengan tegas.

Mengakhiri sambutannya, Gogot berterimakasih dan mengapresiasi KPU Kabupaten/ Kota yang telah mengawal penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2020 dengan baik.

Rapat Evaluasi Kedua Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara, Penetapan Pasangan Calon Terpilih, serta Penggunaan Sirekap Pemilihan Serentak Tahun 2020 dilaksanakan selama tiga hari, Senin-Rabu, tanggal 8 sampai 10 Maret 2021. Dengan mengundang Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Subkoordinator Teknis dan Hupmas dari 19 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Sementara itu dari KPU Jatim hadiri Divisi Teknis Penyelenggaraan, Insan Qoriawan, Divisi Sosdiklih dan Parmas, gogot Cahyo Baskoro, Koordinator Bagian Hukum; Teknis dan Hupmas, serta staf subbag Teknis dan Hupmas.

(AACS)

Sumber : KPU Jatim

Related posts

Selamat Memperingati Wafat Isa Al Masih

redaksi

Road Show Hari Keempat Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Panelis Debat Publik Pilwali 2020

redaksi

Berita PPk: Long March, PPK Krembangan Sosialisasi Pilwali Surabaya

redaksi