Pakar: Kampanye Hitam Tidak Tingkatkan Elektabilitas

205 views

Jakarta (DOC) – Pakar Komunikasi Politik Leli Aryanie menilai, penggunaan kampanye hitam saat pesta demokrasi tidak akan meningkatkan elektabilitas kandidat peserta kontestasi politik secara signifikan.

“Kampanye hitam yang biasanya di sebarkan oleh oknum, pasti akan membawa efek positif dan negatif pada kandidat,” ujar Leli Aryanie di Jakarta, Minggu (27/1).

Menurut dia, serangan kampanye hitam kepada kandidat akan berdampak peningkatan disertai oleh reduksi elektabilitas. Ada sejumlah orang terbujuk memilih, sebagian yang lainnya yakni pemilih cerdas tidak akan memilih kandidat yang gunakan kampanye hitam.

Jadi, tidak bisa menaikkan elektoral pemilih bila menggunakan teknik kampanye hitam pada pesta demokrasi. “Berkaca pada pemilu 2014, penggunaan kampanye hitam tidak bisa membawa kemenangan kandidat,” imbuhnya.

Tujuan menggunakan kampanye hitam, lanjut dia, menyasar pada segmentasi masyarakat yang rentan dipengaruhi. Secara psikologis pemilih akan menjadi ragu untuk menentukan pilihan terhadap salah satu kandidat politik.

“Saya membaca ini perang urat syaraf yang menyasar ke psikologi manusia dia bisa menyasar pada orang yang disasar,” katanya.

Dia berharap, penggunaan kampanye hitam dapat diantisipasi oleh penyelenggara pesta demokrasi. Agar tidak membawa efek negatif pada kondusifitas masyarakat sebelum dan pasca pesta demokrasi.

“Ini adalah bagian yang dikelola secara politik oleh tim kandidat politik dilakukan by desain, saya harap bisa ditangani,” pungkasnya. (ipc/gus)

Pilpres 2019

Posting Terkait