Ngekos Satu Kamar Tanpa Surat Nikah, Sepasang Kekasih Terciduk Operasi Yustisi

Polrestabes Surabaya (11/12/2018) : Guna mengantisipasi berbagai kerawanan, Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi Sulistyono menugaskan seorang anggota untuk mendampingi Satpol PP Kecamatan Sawahan dalam menggelar operasi yustisi.

Gelar operasi yustisi ini dilakukan di sejumlah rumah indekos yang berada di kawasan Kelurahan Kupang Krajan, Surabaya. Operasi yustisi dilakukan dengan tujuan melakukan pendataan terhadap penduduk non permanen.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya orang-orang yang tidak bertanggung jawab di wilayah Kupang Krajan,” ujar Lurah Kupang Krajan, Bambang Hartono seusai memimpin operasi yustisi.

Pada saat pelaksanaan operasi, petugas mendapati sepasang kekasih yang tinggal dalam satu di salah satu indekos di Kupang Krajan, yang tidak dapat menunjukkan bukti surat nikah.

Sepasang kekasih itu adalah LN, perempuan 30 tahun asal Bojonegoro dan GA, pria 20 tahun warga Surabaya. Keduanya terpaksa digelandang ke Polsek Sawahan untuk diberikan sanksi tindak pidana ringan.

Sementara itu, hasil lain dari gelar operasi yustisi ini, petugas menemukan 5 orang perempuan yang tidak dapat menunjukkan bukti kependudukan yang sah seperti KTP, SIM, Paspor dan semacamnya.

“Untuk sasaran lain seperti Sajam, Senpi, Handak, Narkoba, Miras dan barang-barang lain yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas tidak ditemukan,” pungkas Bambang.***rh

Laporan : Kasi Humas Polsek Sawahan.
Editor : Saiful.