Mohammed bin Salman Didongkel dari Posisi Putra Mahkota Arab Saudi

Paris (Suarakawan.com) – Skandal pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi mengguncang dunia politik Arab Saudi. Bahkan, posisi Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi yang kini diduduki oleh Pangeran Mohammed bin Salman dipastikan terdongkel. Pangeran Khalid bin Salman, adik Mohammed bin Salman, disebut sebagai Putra Mahkota Saudi yang baru.

Surat kabar ternama Prancis, Le Figaro menurunkan laporan berdasar informasi dari sumber diplomatik di Paris. Informasi ini diklaim oleh Le Figaro telah dikonfirmasi oleh seorang sumber otoritas Saudi di Riyadh.

Disebutkan sumber yang dikutip Le Figaro bahwa keluarga Kerajaan Arab Saudi sedang mencari Putra Mahkota baru untuk menggantikan MBS. Sumber diplomatik itu juga menyebut bahwa Dewan Kepatuhan Saudi telah secara diam-diam menggelar pertemuan untuk membahas hilangnya Khashoggi, yang selama ini dikenal sebagai pengkritik kebijakan-kebijakan Saudi.

Laporan Le Figaro juga menyebut Dewan Kepatuhan Saudi berencana menunjuk Pangeran Khalid bin Salman, adik Mohammed bin Salman sebagai Putra Mahkota Saudi yang baru. Pangeran Khalid bin Salman yang sempat menjabat Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat (AS), diketahui merupakan Wakil Putra Mahkota Saudi saat ini.

Tahun lalu, Dewan Kepatuhan Saudi menunjuk Mohammed bin Salman menjadi Putra Mahkota Saudi dengan mendobrak aturan tradisi suksesi.

Salah satu sumber Saudi menjelaskan kepada Le Figaro bahwa, jika Pangeran Khalid bin Salman jadi ditunjuk menjadi Putra Mahkota Saudi, itu berarti Mohammed bin Salman akan meninggalkan posisi tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan cara ini, sebut Le Figaro, kekuasaan atas Kerajaan Saudi tetap berada di dalam klan keluarga Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Menurut laporan Le Figaro, Pangeran Khalid bin Salman yang populer baik di dalam maupun luar negeri akan secara bertahap mengambil alih posisi Putra Mahkota Saudi dari kakaknya sebelum akhirnya menggantikannya di masa mendatang.

Secara terpisah, surat kabar ternama AS, New York Times, melaporkan pada Senin (15/10) lalu bahwa Pangeran Khalid bin Salman yang dilaporkan berusia 28 tahun ini, telah pulang ke Riyadh pekan lalu. Disebutkan juga oleh New York Times bahwa Pangeran Khalid bin Salman tidak akan kembali ke AS sebagai Duta Besar Saudi. Tidak diketahui pasti siapa yang akan menggantikan posisinya.(dtc/ziz)