Menginspirasi Generasi Muda Lewat Buku ‘The Trigger To Everything’

Andrew Ryan Samuel

SURABAYA (suarakawan.com) – Bagi reemaja yang sedang mencari jati diri, rasa percaya diri merupakan faktor yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan. Hal ini pula yang dirasakan Andrew Ryan Samuel (16), siswa kelas 2 SMA Singapore School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Kisah suksesnya ini pun dituangkan dalam sebuah buku ‘The Trigger to Everything’.
Lewat buku motivasi yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama (GPU) itu Andrew berharap, generasi milenial bisa memulai dari hal kecil yakni membangun kepercayaan diri sendiri serta mengembangkan potensi diri untuk menuju kesuksesan.

“Banyak remaja yang kurang percaya diri. Hal ini juga dipengaruhi oleh lingkungan mereka. Saya ingin menyemangati mereka untuk berjuang dan berprestasi. Buku ini bertujuan menginspirasi para remaja agar mereka memiliki kepercayaan pada diri mereka sendiri (believe in themselves), hidup sehat (healthy living) dan meraih tujuan hidup mereka (achieve their goal),” jelas Andrew di sela peluncuran buku ‘The Trigger to Everything’, di Gramedia Book Store Basuki Rahmad, Surabaya, Sabtu (19/5) kemarin.

Setiap orang, kata Andrew, sesungguhnya memiliki kekuatan untuk mencapai hal-hal yang luar biasa dalam hidup mereka. Setiap orang juga memiliki bakat, inovasi, inspirasi dan tekad. Tinggal berusaha untuk mewujudkannya.

Dengan moto 100% Head dan 100% Heart, yang artinya bukan hanya logika yang penting, tapi hati juga berperan penting jika ingin sukses, Andrew ingin mengajak semua orang, terutama remaja, untuk menuju kesuksesan yang dimulai dengan membangun kepercayaan diri dan mengembangkan potensi di dalam diri.

Penulisan buku ini sendiri kata Andrew terinspirasi dari sang mama, Yovita Hamdani, yang juga seorang penulis dan Merry Riana founder Merry Riana Learning Center dimana Andrew pernah mengikuti private coaching public speaking.

Buku tersebut ditulis dalam Bahasa Inggris. Pemilihan bahasa Inggris diakui Andrew karena lebih nyaman menulis dan berbicara dalam Bahasa Inggris. Selain itu, dengan menulis dalam Bahasa Inggris, Andrew ingin buku ini bisa dinikmati oleh khalayak pembaca di seluruh dunia dan ingin jadi motivator terkenal di dunia.

Lebih lanjut Andrew mengatakan, keluarga dan lingkungan berperan besar dalam menyelesaikan buku ‘The Trigger to Everything’. Mereka memberi dukungan yang kuat. Bakat menulis Andrew tampaknya juga diturunkan dari ibunya yang sudah menulis dua buku. Selain itu, Andrew memang senang menulis. Ia mengaku mulai suka mencoret-coret di kertas sejak berusia 7 tahun. Setiap muncul sesuatu di benaknya, segera ia tuangkan di kertas.

Kebiasaan ini membuat Andrew menyadari bahwa ia memiliki potensi untuk menulis buku. Maka lahirlah ‘The Trigger to Everything’.

Buku ‘The Trigger to Everything’ ini dibanderol seharga Rp 93.000,-. Hasil penjualan buku ini akan didonasikan 100 persen ke Saab Shares yakni yayasan milik Sabrina dan Elena Bensawan, kakak kelas di sekolah yang sama dengan Andrew, untuk membantu mereka yang kurang beruntung. (ris/rur)l