Mbah Moen Wafat, Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Cita Mendalam

77 views

Surabaya (suarakawan.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa duka cita
atas meninggalnya KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen, Selasa (6/8). Pimpinan Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah dan juga tokoh PPP tersebut dikabarkan wafat saat beribadah haji di Makkah.
“Mewakili Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Jawa Timur, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke
Rahmatullah, KH Maimoen Zubair pada usia 90 tahun,” ungkap Khofifah di Gedung
Negara Grahadi Surabaya, Selasa (6/8).
Mantan Menteri Sosial itu kemudian mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk
mendoakan Mbah Moen. Ia juga mendoakan agar keluarga Mbah Moen yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran.
“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhum, semoga ibadahnya diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran,” tuturnya.
Khofifah mengatakan, dirinya sangat kaget mendengar informasi meninggalnya
Mbah Moen tersebut. Terlebih, bulan Juni lalu Mbah Moen sempat menghadiri
pernikahan puteri pertamannya, Patimasang di Surabaya.
“Beliau jauh-jauh dari Rembang ke Surabaya, menyempatkan diri untuk hadir ke akad nikah anak saya dan menghadiahi anak saya lantunan doa yang sangat panjang dan indah,” kenang Khofifah.
Kenangan lainnya, tambah Khofifah, saat dirinya sowan setelah mendapat mandat sebagai gubernur Jawa Timur. Mbah Moen berpesan agar dapat menjaga Jawa
Timur tetap aman dan mewujudkan rakyat Jawa Timur agar sejahtera. Beliau juga
berpesan agar membangun hubungan yang kuat dengan Jawa Tengah karena
menurutnya jantung Indonesia itu berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Bagi Khofifah, Mbah Moen adalah sosok ulama dan sesepuh Nahdlatul Ulama
(NU) yang sangat santun dan kharismatik sehingga begitu dihormati dan disegani
banyak kalangan. Wawasan keagamaan dan kebangsaannya sangat luas. Pun
perspektif kemasyarakatannya sangat arif dan bijak. Menurut Khofifah, belum ada ulamaIndonesia yang sekaliber beliau dan mampu menggantikan sosoknya. (tis)

khofifah

Posting Terkait