Mampu Tingkatkan Perekonomian, DPRD Minta Pemerintah Perhatikan Profesi Perias Di Jatim

SURABAYA (Suarakawan.com) – Profesi perias pengantin perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jatim. Pasalnya, profesi yang banyak ditekuni ibu-ibu ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto usai reses di kantor Bupati Gresik yang juga sekalian menghadiri Pelantikan Pengurus DPC Himpunan Ahli Rias Pengantin (HARPI) Melati Gresik 2018-2022, Rabu (14/11).

“Saya mendukung acara (seminar) ini. Sekarang sedang mendapat perhatian. Peningkatan SDM ibu-ibu itu diperlukan, sebab dalam perkembangan zaman selalu ada model baru yang harus diketahui para perias,” ungkap Kodrat politisi asal Fraksi Golkar Jatim.

Ditegaskan, kegiatan semacam ini harus ditindaklanjuti instansi terkait agar pembinaan bisa berkelanjutan. “Kegiatan ini sudah berlangsung dua tahun dengan peserta sangat banyak. Harus ada tindaklanjut, dari Dinas pemberdayaan perempuan,” tegas Kodrat yang juga sekertaris Fraksi Golkar Jatim.

Diungkapkan, peserta kegiatan berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Bahkan ada peserta dari Pamekasan Madura yang hadir membawa rombongan.

Sementara itu, Wabup Gresik M Qosim yang hadir di acara berharap perias-perias bisa bersinergi sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman namun tetap dalam koridor islami.

Dirinya, berharap riasan pengantin yang ditampilkan bernuansa islami karena Gresik terkenal dengan ikon sebagai kota santri. “Kalau bisa lebih islami dengan busana yang menutup aurat,” tuturnya.

“Saya bangga, dari banyaknya budaya pengantin yang ada masih ada upaya salah satunya dari Harpi Melati untuk tetap mempertahankan budaya asli Gresik yang Islami,” tandas Qosim. (aca)

Keterangan Foto : Anggota DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto bersama wabup Gresik M.Qosim di Kantor Bupati Gresik.