Makam Raja-raja Mataram di Imogiri Yogyakarta Longsor

Tidak ada komentar 98 views

Bantul (Suarakawan.com) – Makam Raja-raja Mataram yang terletak di Imogiri, Yogyakarta longsor. Akibatnya, para peziarah dan wisatawan dilarang masuk. Pengurus Makam Imogiri memutuskan menutup sementara situs bersejarah itu. Pengunjung hanya diperbolehkan berada di bangsal depan Masjid Kagungan Dalem. Penutupan akses menuju area makam karena bangunan sisi timur makam tersebut ambrol. Namun penutupan akses hanya dilakukan sementara.

Abdi dalem Makam Imogiri, Sujiman (60) menyatakan, makam raja-raja Mataram Imogiri sebagai tempat wisata sejarah hanya bisa dimasuki di hari-hari tertentu saja, seperti hari Minggu, Senin dan Jumat. Sebenarnya untuk kunjungan setiap hari, namun di luar ketiga hari itu tidak akan diantar oleh abdi dalem, sehingga tidak diperkenankan memasuki area makam tersebut.

“Kalau hari biasa tidak tentu, tapi paling ramai saat Suro, Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon biasanya,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk mencapai area pemakaman pengunjung dapat masuk melalui pintu utama atau dapat langsung masuk dari pintu sisi timur. Selain itu, untuk masuk dari pintu utama pengunjung harus menapaki 400 anak tangga yang menjulang ke atas.

“Banyak bagian di atas itu (area makam), ada makam raja-raja Mataram seperti Sultan Agung sampai Sri Sultan HB IX, dan dari Kasultanan Surakarta juga dimakamkan di sini,” katanya.

Untuk masuk dan mengunjungi makam tersebut, wisatawan tidak dikenakan tarif khusus. Hanya saja tersedia kotak amal di depan tangga menuju area pemakaman.

“Kalau biaya masuk bayar seikhlasnya mas, nanti uangnya masuk ke takmir Masjid Kagungan Dalem untuk selanjutnya dikelola,” katanya.

Sujiman menambahkan, ambrolnya bangunan di kompleks makam raja-raja Mataram Imogiri dengan skala besar baru terjadi kali ini. Menurutnya hal itu karena bangunan di sisi timur, tepatnya bangunan calon makam Sri Sultan HB X masih tergolong bangunan baru.

“Makam ini ada sejak tahun dahulu dan baru kejadian ambrol besar (bangunan sisi timur makam) pertama kali ini. Semoga ke depannya tidak terulang lagi,” pungkas Sujiman.(dtc/ziz)

Tag: