Macau Lumpuh Dihantam Topan Mangkhut, Seluruh Kasino Tutup

Macau (Suarakawan.com) – Pertama kali dalam sejarah, seluruh kasino yang beroperasi di Macau tutup secara serempak. Penutupan seluruh kasino di Macau ini dipicu hantaman topan Mangkhut yang menerjang wilayah itu.

Tahun lalu, pemerintah Macau dikritik habis-habisan oleh warganya karena dianggap gagal dalam menghadapi topan Hato yang menerjang wilayah itu hingga menewaskan 12 orang dan memicu kerusakan besar.

Seperti dilansir AFP, Senin (17/9/2018), otoritas Macau mengumumkan penutupan sementara seluruh 42 kasino yang ada di wilayahnya. Penutupan sementara itu disebut telah disetujui oleh pemimpin eksekutif Macau dan para pemilik kasino.

“Penutupan sementara operasional perjudian adalah untuk keselamatan para pegawai kasino, pengunjung kota dan warga,” demikian pernyataan pemerintah Macau. Berbicara kepada AFP, staf kasino setempat menyebut penutupan ini akan berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pada Minggu (16/9) waktu setempat, Biro Cuaca Macau menyatakan peringatan badai akan dinaikkan ke level tertinggi, yakni T10. Level ini berarti badai atau topan yang menerjang akan membawa hujan deras dan angin kencang yang cukup parah.

Kawasan pertokoan dan bisnis di Macau menghadapi topan Mangkhut dengan menempatkan karung-karung pasir di depan gedung. Kawasan-kawasan di Macau yang biasanya ramai didatangi turis kini cenderung sepi. Laporan terbaru menyebut jalanan di Macau digenangi air yang terbawa angin dari area pelabuhan. Para petugas berjuang menyelamatkan warga yang terjebak banjir.

Diketahui bahwa topan Mangkhut menewaskan sedikitnya 59 orang di Filipina sebelum bergerak di Hong Kong, Macau dan China.

Otoritas Hong Kong melaporkan topan Mangkhut melukai sedikitnya 213 orang. Topan ini juga menumpangkan pohon dan membuat jalan terblokir. Tidak sedikit jendela di gedung-gedung bertingkat pecah akibat topan ini.

Pelabuhan Victoria yang terkenal di Hong Kong juga desa-desa nelayan di sekitar dilaporkan tergenang banjir. Ratusan warga dievakuasi ke kamp-kamp penampungan sementara. Beberapa ruas jalanan Hong Kong dilaporkan digenangi banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Sementara itu di wilayah China, otoritas setempat mengevakuasi 2,37 juta orang sebelum topan Mangkhut menerjang. (dtc/ziz)