Longsor Kintamani Bali, Jalur Penghubung 3 Desa Terputus

502 views

Denpasar (Suarakawan.com) – Bencana tanah longsor melanda kawasan wisata Pulau Dewata. Longsor terjadi di Bukit Abang, Kintamani, Bangli. Longsor dipicu hujan lebat yang mengguyur selama beberapa hari ini ini.

“Karena kondisi tanah longsor dengan material banyak dan batu-batu besar maka tidak dilakukan korve secara manual, akan tetapi pengerjaan menggunakan alat berat (eskavator) yang didatangkan dari provinsi. Tebing yang longsor setinggi sekitar 40 meter dan material tanah dan batu yang menutup jalan sepanjang sekitar 30 meter,” kata Kasubbag Humas Polres Bangli, AKP Shulhadi, Jumat (18/1/2019).

Shulhadi mengatakan, akibat longsor tersebut, akses jalan di lokasi tersebut benar-benar terputus. Aktivitas pembersihan pun beberapa kali dihentikan karena kondisi cuaca yang tak bersahabat.

“Akses jalan sama sekali tidak bisa dilalui oleh kendaraan maupun jalan kaki oleh masyarakat. Sampai pukul 12.00 Wita, aktivitas gotong-royong yang dipimpin bapak Wakapolres bersama dengan petugas BPBD Bangli dan masyarakat desa sekitar lokasi longsor dihentikan karena hujan lebat,” terangnya.

Shulhadi mengatakan pihaknya sudah memasang imbauan agar warga Desa Trunyan tidak melintas di sekitar lokasi tersebut. Untuk sementara, akses transportasi warga tersebut menggunakan jalur danau.

“Diimbau bagi warga Trunyan jangan mendekat ke TKP karena lokasi masih labil, longsor. Kami juga sudah memasang rambu-rambu peringatan agar berhati-hati. Untuk proses sementara masyarakat yang terisolir sementara diangkut menggunakan jalur danau (Batur) oleh kapal nelayan dan kapal polair,” tuturnya.(dtc/ziz)

longsor

Posting Terkait