SuaraKawan.com
Headline Sidoarjo

Langgar AD/ART, 5 PDK Kosgoro Kabupaten Kota Gugat Dev Laksono

 

Pengacara Adi Wibowo

(SIDOARJOterkini) – Sidang pertama kasus gugatan terhadap Ketua PPK Kosgoro 1957 Dev Laksono dengan nomor perkara 281/ pdtg/ 2021/PN Jakarta Selatan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, hari ini ditunda. Penundaan sidang disampaikan Panitera Pengadilan, karena sedianya digelar pukul 09:00 WIB tapi hingga pukul 12:00 WIB Dev Pihak Tergugat (Dev Laksono) tidak juga nampak hadir.

Diruang sidang, Ketua PDK Kosgoro Nganjuk, Jawa Timur Adi Wibowo selaku penggugat mengaku kecewa meskipun telah memprediksi Ketua PPK Kosgoro 1957 hasil Mubes Cirebon, Dev Laksono tidak akan hadir pada sidang pertamanya selaku tergugat.

“Sudah kami perkirakan jika pada sidang pertama ini beliau (Dev Laksono) bakal tidak hadir. Baik Dev Laksono maupun pengacaranya, juga tidak hadir. Sehingga sidang dipastikan ditunda dan akan digelar lagi pada tanggal 15 April mendatang,’’ papar Adi Wibowo, Rabu,( 31/3/21)

Sebagai Ketua PDK Kosgoro Nganjuk sekaligus ketua pengacara penggugat, mewakili 5 PDK Kosgoro, diantaranya Kosgoro Kabupaten Nagjuk, Kabupaten dan Kota Kediri, Kosgoro Madiun dan Kosgoro Kota Surabaya, Adi Wibowo tidak menampik Gelaran musyawarah besar (Mubes) Kosgoro berbuah buntut konflik panjang. Konflik muncul dipicu oleh keputusan papel Mubes Cirebon (6-9/3/2021) yang hanya memberikan hak suara kepada 34 Pengurus PDK Kosgoro Profinsi. Pembatasan hak suara itu melanggar pasal 32 AD/ART Kosgoro 1957.

“Sementara suara perwakilan PDK Kosgoro Kabupaten Kota tidak diberikan. Kami sudah mengingatkan Ini pelanggaran Pasal 32 AD/ART Organisasi. Bisa ditebak, Mubes Cirebon pun aklamasi memutuskan Dev Laksono Sebagai Ketua PPK pusat Kosgoro menggantikan Sang Ayahanda sendiri, Agung Laksono,’’ jelas Adi.

Jauh sebelum mubes digelar, kata Adi, sejumlah perwakilan PDK Kosgoro Jawa Timur sudah melayangkan dua kali protes melalui surat resmi terkait pembatasan utusan dan hak suara yang hanya diberikan kepada 34 perwakilan PDK Propinsi. Tapi Panpel Mubes seperti sengaja mengabaikan dan tidak menanggapi?

“Kami sudah protes resmi sebelum dan saat Mubes. Tapi tidak ditanggapi. Itu pelanggaran organisasi. Panpel hasil rapimnas dengan sadar sengaja melanggar pasal 32 AD/ART Kosgoro 1957. Masak Ketua Panpel diketuai Dev Laksono selaku Plt. memilih dan mengangkat dirinya sendiri, Itu kan tidak etis dan menjadi sumber resisten permasalahanya. Karena tidak ditanggapi, ya terpaksa kami layangkan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta selatan,’’ tegas Adi.(*/cles)

The post Langgar AD/ART, 5 PDK Kosgoro Kabupaten Kota Gugat Dev Laksono appeared first on SIDOARJO TERKINI.

Sumber : Sidoarjo Terkini (Jejaring JatimTerkini.com)

Related posts

Tim Bintang Sembilan Gelar Silaturrahmi Dengan Warga NU Krian

redaksi

Jenderal Dudung Tepati Janji, Adik TNI yang Gugur di Papua Lolos Taruna Akmil

redaksi

Berkah Ramadhan, Pemuda Pancasila Berbagi Takjil di Jalan Porong

redaksi