SuaraKawan.com
Headline Sidoarjo

Kurang Sosialisasi , Warga Kalitengah Keluhkan Jadwal Vaksinasi

(SIDOARJOterkini) – Warga Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin menjalani Vaksinasi Covid-19 di Kantor Desa setempat. Puskesmas Tanggulangin menyiapkan 200 vaksin AstraZeneca untuk disuntikkan kepada Tokoh Agama, Guru, Perangkat Desa dan Lansia, Senin 12 April 2021.

Jumlah kuota Vaksinisasi yang disiapkan tersebut tentunya tidak bisa mengakomodir seluruh warga Kalitengah. Diduga karena sosialisasi dari pihak kader kesehatan desa terkait giliran vaksinasi tidak disampaikan kepada warga, sehingga terlihat beberapa warga harus kembali, karena kuota vaksin sudah habis.

“Yang hadir mendaftar di Balai desa hanya sekitar 40-50 warga namun banyak yang pulang karena katanya kuota vaksin sudah habis,”ungkap Yuni salah satu warga.

Dikatakannya, vaksinasi yang dilakukan Puskesmas Tanggulangin terkesan tebang pilih. Pendaftaran yang sudah dibuka sejak pagi namun pukul 08.00 WIB sudah habis.

“Saya saja daftar pukul 6.30 WIB pagi, katanya vaksin dibawa oleh kader kesehatan desa untuk warga perumahan,”keluhnya.

Kepala Pukesmas Tanggulangin Dr. Erni Wahyuni membenarkan adanya kegiatan vaksinasi di Desa Kalitengah dengan sasaran tokoh agama, guru, perangkat maupun Lansia.

“Pendaftaran dibantu kader kesehatan desa dan pihak desa yang berketempatan,”ungkapnya.

Dijelaskannya, di Desa Kalitengah untuk vaksinasi mendapat kuota 200 orang. Pun demikian bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, pihaknya tetap akan melayani di Puskesmas.

“Untuk warga yang belum divaksin, tetap kita layani pada hari Rabu di Puskesmas,”tandasnya.(nic/cles)

The post Kurang Sosialisasi , Warga Kalitengah Keluhkan Jadwal Vaksinasi appeared first on SIDOARJO TERKINI.

Sumber : Sidoarjo Terkini (Jejaring JatimTerkini.com)

Related posts

Polwan Polres Pasuruan Laksanakan “Pamor Keris”

Redaksi Mojokerto

Launching Vaksinasi Merdeka Anak, Kapolresta Mojokerto: Percepatan Vaksinasi Lebih Optimal

Redaksi Mojokerto

PSI Sidoarjo Gelar Fogging di Kemasan Krian , Menyusul Tingginya Kasus DBD

redaksi